10 Hal yang Paling Diharapkan Istri dari Suaminya

65
suami istri romantis – ilustrasi © wanitadara.com

Terkadang, suami tidak peka bahwa istrinya mengharapkan banyak hal darinya. Sementara sang istri kadang ‘canggung’ untuk mengungkapkan apa yang ia harapkan dari suaminya.

Nah, agar suami istri makin harmonis hingga terbentuk keluarga sakinah mawaddah wa rahmah, para suami perlu mengetahui bahwa 10 hal yang paling diharapkan istri darinya. Bagi para istri, Anda bisa mengoreksi poin-poin ini, dan bisa pula menambahkan daftar berikutnya yang lebih sesuai dengan kondisi Anda.

Kasih sayang

Hal yang paling diharapkan istri dari suami adalah kasih sayang. Istri ingin dicintai dan dikasihi, istri ingin disayang. Banyak suami sebenarnya telah mencintai istrinya dengan tulus dan setia. Namun karena perbedaan cara mengungkapkan cinta antara pria dan wanita, cinta yang tulus dan setia itu belum dirasakan sepenuhnya.

Suami merasa bahwa ia bekerja keras mencari nafkah –bahkan hingga pulang larut malam—adalah pernyataan cintanya pada istri. Sementara istri mengharapkan suami menyatakan cintanya secara verbal, semacam “aku cinta kamu”, ketika pergi keluar kota atau lembur kerja menelepon atau kirim SMS/BBM/WA yang menyatakan ia rindu, sering mengecup keningnya, mengandeng tangan, memeluk mesra, mencium dan sebagainya.

Perhatian

Cinta adalah memberi. Pemberian cinta yang pertama adalah perhatian. Demikian kira-kira Anis Matta dalam buku Serial Cinta.

Istri sangat mengharapkan perhatian dari suaminya. Saat penampilannya berubah –sesungguhnya ia sedang mempercantik diri untuk membahagiakan suami—ia sangat suka jika suaminya meresponnya dengan positif. Saat ia terlihat lelah, ia suka jika suaminya memijitnya, minimal menanyakan mengapa terlihat lelah. Apalagi jika istri sedang sakit atau menghadapi masalah. Respon suami adalah bentuk perhatian yang disukai sekaligus diharapkan istri.

Pengertian

Istri manapun pasti berharap suaminya pengertian. Dalam arti, pertama-tama, sang suami menerima dan mencintainya apa adanya. Selanjutnya, baru sang suami mentarbiyahnya, mengajaknya tumbuh bersama.

Harapan ini mulai dari hal-hal yang cukup mendasar hingga hal-hal yang masuk dalam kategori selera. Misalnya istri berasal dari daerah pantai. Tentu sebagai orang pantai ia terbiasa bicara keras untuk melawan ombak. Saat suami menjadikannya istri, ia harus pengertian dengan kondisi ini. Tidak langsung mencela istrinya sebagai wanita kasar atau kurang sopan. Sambil, secara bertahap suami memahamkan bahwa kini mereka tinggal di kota, misalnya, volume bicara perlu disesuaikan.

Contoh pengertian dalam hal selera adalah makanan. Misalnya istri suka makan pedas dan terbiasa masak pedas. Sedangkan suami tidak suka makan pedas. Maka tidak bijaksana jika suami memaksa istrinya langsung berubah selera. Istri lebih suka jika suaminya pengertian, mengatakannya dengan lemah lembut dn mensiasati misalnya sambal disendirikan, atau jika tidak memungkinkan dibuat dua versi masakan berbeda.

Jadi Imam

Ar rijaalu qawwaamuuna ‘alan nisaa’. Laki-laki adalah pemimpin bagi wanita. Firman Allah ini pasti disadari betul oleh setiap wanita yang beriman. Sekaligus merupakan fitrah wanita mengharapkan suaminya menjadi pemimpin, menjadi imam dalam keluarga.

Suami sebagai imam yang diharapkan istri dalam rumah tangganya, bukan sekedar kepala keluarga yang bertanggungjawab atas nafkah. Tetapi lebih dari itu, ia bisa memimpin dan mengarahkan istri dan anak-anak menjadi lebih baik. Ia bisa mengingatkan istrinya saat istri salah, bisa memotivasi istrinya saat istri merasa lemah, dan juga bisa menjadi teladan bagi istri dan anak-anak.

Apresiasi

Istri mengharapkan apresiasi dari suaminya; atas apa yang ia lakukan, atas apa prestasi yang ia capai, bahkan atas ide-ide dan pemikirannya. Apresiasi itu bentuknya bisa bermacam-macam. Mulai dari ucapan terima kasih, memujinya, hingga memberinya hadiah.

Misalnya istri telah berdanda sedemikian rupa di malam hari. Suami perlu mengapresiasinya dengan memuji istrinya. Jangan sampai ia telah berhias cantik di malam hari, lalu sang suami cuek begitu saja. Tanpa kata tanpa aksi langsung meninggalkannya ke alam mimpi.

Pun saat anak-anak meraih prestasi tertentu; hafalan bertambah, lebih mandiri, hingga prestasi akademik. Sesungguhnya semua itu tak lepas dari peran istri. Maka berterima kasih padanya atau memujinya akan membuat dirinya bahagia.

Waktu berkualitas

Istri tidak hanya butuh nafkah dhahir berupa materi. Yang lebih dibutuhkan istri adalah waktu berkualitas. Apa artinya uang banyak, harta berlimpah, tetapi suami jarang di rumah. Ia habiskan waktunya mencari materi, sementara istri merasa menjadi janda meskipun suaminya masih ada dan anak-anak merasa yatim meskipun ayah mereka masih ada. Sebabnya karena kehadiran suami secara psikologis tidak didapatkan istri. Kehadiran ayah secara psikologi tidak dirasakan oleh anak-anak.

Saling membantu

Wanita memang memiliki kemampuan yang luar biasa; multitasking. Ini salah satu perbedaan pria dan wanita. Namun, jika semua pekerjaan diserahkan kepada istri, tentu istri sangat terbebani. Ia berharap suaminya juga membantunya. Terlebih, jika mereka memang hidup tanpa pembantu/khadimat. Misalnya istri yang menyapu, suami yang mengepel. Istri yang mengajari anak belajar bahasa Indonesia, suami yang mengajari matematika.

Mendukung dan membela istri

Istri, berapapun usianya, pasti memiliki keinginan. Memiliki cita-cita. Ingin berkembang. Ingin lebih baik. Asalkan keinginan dan cita-cita itu baik, suami perlu mendukungnya.

Pun saat istri menghadapi tantangan atau masalah. Dukungan suami sangat diharapkan. Terlebih saat hamil atau persalinan, suami perlu mendukungnya agar istrinya kuat dan kokoh. Saat ada masalah, suami harus mendukung dan membelanya

Nafkah biologis

Kebutuhan yang hanya bisa dipenuhi melalui pernikahan ini mutlak diharapkan oleh istri, khususnya ketika usianya masih muda; belum menopouse. Terkadang karena kesibukan, suami menjadi jarang memberikan nafkah biologis kepada istrinya. Padahal, nafkah ini dalam kondisi umum perlu dinikmati bersama empat hari sekali (diqiyaskan dengan satu suami memiliki empat istri). Pada pasangan monogami di usia muda, intensitas normalnya sepekan tiga sampai empat kali. Tentu dengan kualitas yang baik pula.

Momen spesial

Istri sangat suka jika suaminya mengingat momen-momen penting. Ia menjadi merasa dihargai dan disayang. Misalnya tanggal pernikahan, tanggal lahir istri, tanggal lahir anak, dan sebagainya. Saat suami memberikan hadiah surprise di momen-momen istimewa, istri pasti merasa sang suami sangat perhatian dan cinta padanya. [Muchlisin BK/Keluargacinta.com]

Berita sebelumyaJangan Nikahi 10 Tipe Wanita Ini (Bagian 2)
Berita berikutnya5 Hal yang Sering Disalahpahami Istri tentang Suami
CEO BedaMedia Grup, Inspirator di Trustco Gresik, Sekretaris Yayasan (Pendidikan) Al Ummah

65 KOMENTAR

  1. Sangat bermanfaat bagi Pasutri.. Agar terbina nya keluarga yg sakinah, mawadah, warrahmah
    Izin Share ya..

  2. Mantap supaya para suami sadar akan arti seorg istri,bukan hanya jd bahan celaan&hinaan. Bukan dijadikan istri tp dijadikan sebagai budak

  3. ya Allah , berikan aku hidayah agar aku bisa menjadi suami / Imam yang baik untuk istri dan anakku .
    Maafkan aku istriku , maafkan aku bapak anakku .

  4. cuman 1 yang di harapkan suami dari istrinya yaitu menjadi bidadari di surga kecilnya di dunia love u my wife 😀

  5. Masyaa Allah.
    Memberi inspirasi dan motivasi.
    Moga diberi kemampuan Allah utk mengamalkan.

  6. jaman sekarang susah untuk mendapatkan seorang laki”seperti itu…insyaallah kl memang dia adlh jodohku,aku akan menjaganya dgn baik ….

  7. waah,,,ini sifat saya bgt neh,,, 😀 😀 sangat bersyukur skali punya sifat2 yg di atas…Alhamdulillah..

  8. Alhamdulillah….terimakasih postingannya membuat sy smakin bersyukur pd Allah SWT…sy sdh mendapatkan suami sprt diatas. Dr awal bertemu smp sekarang usia pernikahan k 16 thn…semoga tdk berubah dan langgeng….amiiiin

  9. Ya allah smoga suami hamba sdar bhwa istri nya memng btuh smwa yg d tulis d ats,,,, d tmbah buln bsok kmi udh pnya buah cinta yg siap lhir k dunia

  10. Ya Allah berilah petunjukMu agar aku bisa menjadi suami yg baik,dan ramah buat istri dan anak ku dan akan selalu mencintai mereka amin ya robbal alamin……

  11. Saya baca ini terharu dan tak terasa terhanyut perasaan sehingga saya meneteskan air mata,saya blum merasakan kebahagiaan seperti itu.alangkah bahagia nya bila mendapat suami seperti itu.amiin

  12. Semoga kelak suami ku , suami kita semua, bisa membawa kita ke syurga,, menjadikan kita para istri dan keturunan kita menjadi pewaris syurga. Aamiin……

  13. jujur kebanyakan seorang suami blm bisa melakukan seperti ini…mulai dari bingung dan malas mengutarakan sesuatu yang ada di dalam hatinya d.l.l., dikarnakan pria lebih berfikir ke arah logic dibanding perasaan.. makannya para suami rata-rata cuek melakukan seperti itu dan entah mengapa para suami hidayahnya suka telat dan belum sampai ke arah sana, seperti terganjal sesuatu..

    tapi saya sebagai laki laki jujur didalam hati para suami ingin berusaha untuk lebih baik lagi membahagiakan seperti di artikel ..saya yakin semua suami ingin menjdi seperti yg disebutkan..
    tetapi ada satu dua hal yg susah untuk diutarakan menjadi tokoh seperti tersebut. jadi rata rata pria mengganti dengan perlakuan baik lainnya..

    mudah-mudahan dengan membaca ini saya pribadi dapat berusaha menjadi satu atau dua hal apa yang diinginkan para istri… dan menjadi imam yang baik dunia dan akherat

    • impiannya para istri… nightmarenya para suami wkwkwk

      cuma hanya di impian saja sist..
      btw gw stuju bro tentang cowo otaknya ke logik bukan ke feel.. tapi kalo ada suami bs dua duanya antra logik dan feel.. gw cuma bilang atu hal..

      KALIAN LUAR BIASAA !!!!!

Comments are closed.