Bentuk Laki-laki Dayuts di Zaman Modern

ilustrasi - Flickr

Rasulullah mensabdakan, ada tiga orang yang tidak akan dilihat Allah pada hari kiamat. Salah satunya adalah dayuts, yaitu laki-laki yang tidak punya rasa cemburu terhadap istrinya. Perbuatannya disebut diyatsah.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلَاثَةٌ لَا يَنْظُرُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ: الْعَاقُّ لِوَالِدَيْهِ، وَالْمَرْأَةُ الْمُتَرَجِّلَةُ، وَالدَّيُّوثُ

“Ada tiga orang yang tidak akan dilihat Allah pada hari kiamat: orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, wanita yang meniru gaya laki-laki, dan dayuts.” (HR. An Nasa’i dan Ahmad)

Menurut Kamus Al Misbah, dayuts adalah laki-laki yang tidak memiliki rasa cemburu terhadap istrinya.

Bagaimana bentuk perbuatan diyatsah atau sikap laki-laki dayyuts di zaman modern? Berikut ini contoh dan tingkatannya:

Membiarkan istrinya tidak menutup aurat

Menutup aurat adalah wajib. Tidak ada satu pun ulama yang mengingkari kewajiban menutup aurat. Sedangkan aurat wanita menurut jumhur ulama adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan. Persis sama dengan yang wajib ditutup saat shalat.

Termasuk aurat adalah rambut. Maka menutup rambut dengan kerudung, jilbab atau apapun namanya adalah wajib bagi muslimah. Jika ada laki-laki yang membiarkan istriya tidak berjilbab, tidak menutup aurat, maka ia termasuk berbuat diyatsah.

Ada pula laki-laki yang membiarkan istrinya bukan hanya tidak berjilbab, tetapi juga membuka sebagian anggota tubuhnya dengan memakai t-shirt, tank top, rok pendek, hot pan, dan sejenisnya. Yang membuka banyak aurat dan memancing syahwat laki-laki. Laki-laki seperti ini, ia semakin dekat dengan status dayyuts.

Menyuruh istrinya membuka aurat

Membiarkan istri membuka aurat adalah perbuatan diyatsah. Laki-laki yang membiarkan istrinya tidak berjilbab berarti telah berbuat diyatsah. Apalagi jika laki-laki itu malah menyuruh istrinya melepas jilbab, berarti ia semakin dekat dengan dayyuts.

Tingkatan yang lebih parah, jika laki-laki menyuruh istrinya memakai pakaian yang memperlihatkan lebih banyak auratnya hingga semakin memancing syahwat laki-laki lain.

Membiarkan istrinya pamer aurat di internet & media sosial

Jika membiarkan istri membuka aurat di sekitar rumah, maka yang melihat adalah tetangga dan orang-orang terbatas di sekitarnya. Tetapi begitu seorang wanita membuka auratnya dan dipamerkan di internet atau media sosial, maka seluruh dunia bisa menikmatinya. Maka laki-laki yang membiarkan istrinya berbuat demikian, maka dia termasuk laki-laki dayyuts. Tidakkah ia cemburu dengan istrinya yang auratnya dipelototi jutaan orang?

Membiarkan istrinya ikhtilath

Termasuk bentuk sikap laki-laki dayyuts di zaman modern adalah membiarkan istrinya melakukan ikhtilath dan tidak timbul kecemburuan sama sekali di hatinya, tidak pula ia mencoba melarang dan menasehatinya.

Umumnya, ini terjadi pada wanita yang telah membuka aurat kemudian bergabung dengan komunitas-komunitas antar-jenis baik karena ikatan hobi atau pertemanan. Cirinya, pada komunitas itu hubungan laki-laki dan perempuan tidak dijaga dengan baik sehingga memungkinkan saling pandang, saling mencandai, hingga bersentuhan fisik dan cipika cipiki.

Mengeksploitasi istrinya

Ada pula yang karena motif ekonomi, laki-laki mengeksploitasi istrinya melakukan pekerjaan yang membuatnya membuka aurat, melakukan ikhtilath dan memancing syahwat. Misalnya menyuruh istrinya menjadi penyanyi dan penari. Sehingga istrinya menghibur laki-laki lain, bergoyang di depan umum, dan sejenisnya.

Membiarkan istrinya (mendekati) zina

Yang paling parah dari tingkatan dayyuts adalah laki-laki yang membiarkan istrinya berzina. Mungkin tidak secara langsung membiarkannya berzina di depan mata. Tetapi dengan cara membiarkan istrinya bebas bergaul dengan laki-laki lain, mojok, dugem, pergi ke tempat-tempat maksiat dan sebagainya yang kemudian menjadi sarana dan ‘jalan’ bagi istrinya berbuat zina. Na’udzu billah.

Semoga kita dijauhkan Allah dari perbuatan diyatsah dan dijauhkan Allah dari status laki-laki dayyuts. [Muchlisin BK/keluargacinta.com]

Previous article10 Cara Media Sosial Bisa Merusak Rumah Tangga
Next articleTiga Mantra Keluarga Bahagia (Dosis Minimal 3x Sehari)
CEO BedaMedia Grup, Inspirator di Trustco Gresik, Sekretaris Yayasan (Pendidikan) Al Ummah

35 COMMENTS

  1. sangat berguna bg kaum hawa yg mau sadar……
    dan mau tau apa hukum”nya dlm islam yg di perbolehkan dan yg di larang,makasih bngt atas infonya.

  2. kalau saya di gugat istri, dari segi agama saya tdk pantas untuk digugat seperti tdk mabuk, tdk judi, tdk main perempuan, bahkan saya menyuruh dia bersikap layak seorang wanita yg sholeha, tp karna emosi saya berlebih, dan pernh saya bentak mertua saya, karena mertua menyuruh pisah, bahkan istri berbuat tdk baik dgn telponan dgn laki yg baru dikenal, canda an lewat facebook, bahkan saya dimaki dikata katai binatang dgn ucap sumpah sumpah serapah begitu, saat ini dia kontrak rumah, barang kami telah dibawa, anak kami sudah 2, perempuan dibawah 5 tahun, nohon pencerahan, saya tdk tahan karena istri meninggalkan saya sejak bulan maret tahun ini, yg saya sesalkan, dimata istri saya, semua perbuatan saya yg jelek jelek, dan mertua tdk peduli dgn keadaan kami, padahal saya telah banyak membantu kehidupan mertua saya

    • saya juga mau pencerahan, situasi saya sama hanya, suami saya yg berlaku seperti istri bapak, juga telpnya, pernah seingkuh, dicaci mertua padahal saya menikah dg dia ketika dia berstatus duda mati dg 4 anak sedangan saya gadis… keinginan saya ingin berpisah memuncak ketika dibelakang saya dia dan anak pertama (perempuan) diam2 mendaftar polwan yg sebelumnya saya larang… fuih…
      mohon pencerahan juga…

    • Mas Andi, kok bisa sama yaa permasalahan kita, dan saat ini saya baru risgn dari tempat kerja, padahal niat saya agar lebih dekat dengan anak2 dan istri
      dan saat ini istri saya nggak mau ketemu/dilarang oleh ortunya dengan saya, malahan istri saya tega membiarkan saya sakit dan kadang tidak makan satu hari, gara2 nggak ada duit,
      padahal istri saya itu sblm ada permasalahan ini, adalah istri/wanita paling baik bagi saya.rajin sholatnya, ramah kepada ortu saya, dll
      gmana jalan keluar dari permasalahan ini mas, mohon petunjuknya

    • Ass wr wb mas Andi. Permasalahan anda sama dengan saya, hanya saya masih bisa menahan diri untuk tidak berpisah demi anak-anak saya. Saya pernah menyampaikan sumpah ke kakaknya jika sampai terjadi perceraian, Jika dalam rumah tangga kami yang mengakibatkan terjadinya perceraian karena saya melakukan kesalahan dimata Alloh dan negara, maka saya rela melepaskan semua yang sudah dimiliki termasuk anak & harga yg sudah dibangun dari nol. Namun jika saya tidak bersalah, maka anak-anak harus berada dibawah pengasuhan saya.

    • sy turut prihatin atas kejadiannya. lbh baik, anda konsultasi lgsg dg seorang ustazd. ad juga lembaga BKKBN yg membantu mengatasi mslh rumah tangga. in shaa ALLAH akn ad solusi terbaik

    • mas andi, memang dalam pernikahan banyak masalah yang timbul, semoga anda dapat menyelesaikan permasalahan anda dengan baik… tanpa harus mengorbankan pernikahan

  3. Semoga dipahami dan dilaksanakan oleh kaum adam untuk melarang para istrinya sedemikian yg disampaikan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    ثَلَاثَةٌ لَا يَنْظُرُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ: الْعَاقُّ لِوَالِدَيْهِ، وَالْمَرْأَةُ الْمُتَرَجِّلَةُ، وَالدَّيُّوثُ

    “Ada tiga orang yang tidak akan dilihat Allah pada hari kiamat: orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, wanita yang meniru gaya laki-laki, dan dayuts.” (HR. An Nasa’i dan Ahmad)

  4. Suami saya org yg tidak pencemburu…saya memakai jilbab,tetapi bila di rumah tidak..saya jg sering memasang foto saya yg dlu blm berjilbab di jejaring sosial..tp suami saya tidak pernah terlihat .marah.bahkan saat melihat saya naik motor di tmpt krj brsma tmn kerja laki2,,suami saya terlihat bysa saja ..tp klo saya dy blng cmburu..tp coba bysa saja..selalu saja beralasan pdhl kenyataan’a tdk seperti sbnr’a..bgmn kira’a suami saya termsuk dayuts?

  5. bagaimana jika seorang istri sudah di nasehati untuk mnutup aurat oleh suami nya, namun tudak mngindahkan nya?
    mohon pencerahan nya

  6. ya klw ada suami yg tidak merasa cemburu pd istrinya.dan tidk menyuruh kita para istri untuk tutup aurat .biarin aja ,kitanya aja yg rajin 2 dengerin tausiah atau baca buku .untuk selamtkan diri kita dari murkanya allah ,kita jugalah yg harus jaga diri kita tutup aurat dan menjaga diri dari fitnah dan yg penting adanya rasa takut kita kepada allah insya allah

  7. #Andi, menurut yg saya ketahui dari berbagai referensi agama maka keluarga Antum tengah di kirimin sihir pemisah hubgan suami isteri.

    Maka Antum perlu mlkukan ruqyah syar’iyyah.

    Untuk lbih jlas Antum bisa berteman dgn para ustadz di FB (nuruddin al indunissy, muhamad faizar, perdana Akhmad)

    insyaAllaah

  8. Istri adalah musuh dlm selimut maka berhati2lah . FB,BB serta dunia linnya adalah media Zina kalo Iman kpd ALLOH nya tipis maka amat gampang istri2 kita terjerumus dlm sanjungan laki2 lain . Na’udzubillahi min dzalik..

  9. الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِي suami saya tipe pencemburu, jangankan buka jilbab, kelamaan mainin hp aja dia jengkel n marah2. Lagian cemburu kan tanda sayang Ƴɑ̤̥̈̊ªªª 😀 😀

  10. asslmkum… Dari yg sya tau yg nmanya dayust tu istri smpai melakukan zina dan hukum dayust wajib talak, klau stakat mendedahkan aurot insyallh dpt d maafkn asl mau brubh sikapnya ikut tuntunan agama,

  11. Alhamdulillah menyentuh skli postinganx.. mari kita doakan teman saudara keluarga kita agar segera dpt sadar… Aamiin…

  12. M’f sblmnya sy mohon pencerahannya, suami sy punya kelainan sex, sy disuruh urut yg dg laki” lain, klo sy tdk mw sy akan di caci maki, atw dia memusuhi sy dg tdk pulang n memberi nafkah, sy sudah berusaha untuk pisah, tp sy blm mampu secara mental,sy tertekan, tp sy tdk sanggup bercerai, pdhal suami sy sholat 5 wkt gk pernah tinggal,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.