Pernikahan

6 Kalimat Suami yang Paling Disukai Istri

Wanita adalah makhluk yang paling perasa. Perasaannya sensitif dan karenanya ia memaknai kata-kata jauh lebih dalam daripada pria. Terkadang, kata-kata lebih dibutuhkan oleh wanita daripada segepok materi.

Lalu, kata-kata apa yang paling disukai oleh seorang wanita dari suaminya?

Kalimat Cinta

Seorang pria menganggap kata-kata tidak terlalu penting untuk mengungkapkan cinta. Suami menerjemahkan cinta dengan bekerja keras mencari nafkah, mencukupi kebutuhan keluarga, peduli pada pendidikan anak. Bahkan banyak pria, ia berhubungan dengan istrinya tanpa didahului kata-kata.

Bagi istri, kalimat cinta justru adalah kalimat yang paling ingin didengarnya dari suami. Bagi istri, kalimat seperti “aku cinta kamu”, “aku sayang kamu”, “I love you”, adalah konfirmasi dari suami bahwa ia benar-benar mencintai istri.

Ustadz Kusno Hadi, seorang konsultan keluarga yang tinggal di Gresik, pernah bercerita. Ada wanita yang meminta cerai dari suaminya. Sebabnya sederhana, sang suami tidak pernah mengatakan kalimat cinta.

Suatu ketika ada seorang sahabat yang mengatakan kepada Rasulullah bahwa ia mencintai sahabat lainnya. Rasulullah bertanya kepadanya, sudahkah ia mengatakan cinta. Atas dorongan Rasulullah, ia pun kemudian mengatakan “uhibbuka fillah.” Jika pada teman dan sahabat saja dianjurkan untuk mengucapkan cinta, bukankah istri lebih berhak mendengarkan kata-kata itu dari suaminya?!

Kalimat Pujian

Dalam kehidupan berkeluarga, jasa istri kepada suaminya sangatlah besar. Dialah yang melayaninya. Dialah yang menemaninya. Dialah yang mengandung dan melahirkan anak-anaknya. Dialah yang menguatkan semangatnya. Dialah yang memasak untuknya. Dan seterusnya. Maka sangat patut jika seorang suami mengatakan kalimat pujian kepada istrinya.

Banyak jenis kalimat pujian yang bisa dikatakan seorang suami kepada istrinya. Umunya wanita sangat suka jika dipuji cantik. Maka coba perhatikan ketika istri Anda memakai baju baru atau berhias untuk Anda. Bisikkan atau katakan, “Kamu cantik sekali, Dinda.” Biasanya istri yang mendengar kalimat ini akan menjawab “gombal” atau “Ah, kanda merayu saja.” Jangan merasa istri cuek kepada Anda. Cukup perhatikan diam-diam, tak lama setelah itu, ia akan pergi ke depan cermin. Ia berkaca disertai rasa bahagia.

Pujian tidak hanya terbatas pada komentar atas penampilan istri. Pujian juga perlu untuk kemampuan dan karya istri. Misalnya pujian atas masakannya, pujian atas keberhasilannya menambah hafalan baru, dan sebagainya. Bahkan ketika kita atau anak-anak mencapai prestasi tertentu, sebenarnya itu adalah peran istri juga. Di balik laki-laki yang hebat, selalu ada perempuan hebat.

Kalimat Rindu

Rasanya, di dunia ini tidak ada suami yang tidak pernah meninggalkan rumah. Entah karena urusan kerja, entah karena urusan dakwah, entah karena urusan sosial, seorang suami berpisah untuk sementara waktu dengan istrinya. Mungkin beberapa hari atau bahkan beberapa pekan.

Pada kondisi semacam itu, istri akan sangat suka jika suami meneleponnya dan mengatakan betapa dirinya rindu karena telah beberapa hari tidak bertemu. Kalaupun tidak ada kesempatan menelepon, pesan tertulis melalui SMS, WhatsApp, BBM atau email bisa digunakan sebagai alternatif. Yang penting, kalimat rindu tersampaikan. Mungkin ini tidak terlalu penting bagi suami, tetapi bagi istri, kalimat rindu ini membuktikan bahwa dirinya dicintai dan memiliki kedudukan tak tergantikan di hati suaminya. [Muchlisin BK/keluargacinta.com]

*bersambung ke

6 Kalimat Suami yang Paling Disukai Istri (Bagian 2)

7 Comments

  • H Ican 25 Februari 2015

    I love you sambil kasih Cincin berlian, Kamu cantik didalam Mobil ini sambil kasih kunci Mobil mewah, Sayang aku rindu transferannya sudah ya….. Pasti paling disukai Istrinya.

    • Ayangkoe 7 Maret 2015

      Hahahaha…bener bangeeet ituu..jd ungakapan rasa sayang lbh klop kalo dibarengi dgn hal2 yang berbau materi yaa.. Coba kalo org/suami istri hdp dlm kead pas2/ kekurangan,si suami blg i love u,pasti si istri malh jawab “makan tuuh cinta…! Mana uang buat beli beras…!!!”

      • muss 8 Maret 2015

        Mana waktu itu…..diwaktu pacaran….rela kelaparan…rela kekurangan….sekarang beras saja yang di urus….sayangku….jangankan beras….( ????????) pun kan ku beri

  • deddys 8 Maret 2015

    Bukan sekedar kalimat cinta, pujian, rindu yang disampaikan suami kpd sang isteri, tp sebuah “tanggung-jawab”, tdk cukup sekedar “kesetiaan” saja.

  • Bguess 12 Maret 2015

    Emang iya kali,,kalimat tersebut seringkali di ucapkan bahkan 7x dalam sehari…. malah Giliran beberapa tahun setelah menikah,kalimat2 tsb mungkin diucapkan 7 hari 1x doang. Haddoooooooohhhhhhh…..

  • Purnawan Wawan 9 Mei 2015

    Sudah makan blm sayang? Makan geh entar mati lho…

  • Eyl 30 September 2015

    Mainstream banget -,-

Comments are closed.