Istri yang Dipersilakan Masuk Surga via Pintu Mana Saja


Menjadi istri adalah kemuliaan dan nikmat yang tidak bisa dirasakan oleh semua wanita. Ada banyak wanita yang ditaqdirkan meninggal dunia dengan penuh ketenangan sebelum merasakan betapa bahagia dan nikmatnya menjalankan peran sebagai seorang istri.

Di antara kemuliaan yang diberikan oleh Allah Ta’ala kepada para istri adalah surga dan seluruh nikmat di dalamnya. Bahkan jika memenuhi 4 syarat yang disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam sebagaimana diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi dan Imam Ibnu Majah Rahimahumullahu Ta’ala ini, seorang istri dipersilakan untuk masuk surga melalui pintu mana saja.

“Jika seorang istri telah melakukan shalat lima waktu,”

Para istri, periksalah shalat; kuantitas dan kualitasnya. Minimal lima waktu. Lebih baik jika ada sunnah qabliyah dan bakdiyah. Lebih baik lagi jika ditambah Dhuha dan Tahajjud. Senantiasa perbaiki kualitasnya. Jangan sampai kesibukan sebagai istri menjadi penghalang dari mendirikan shalat lima waktu.

“Puasa di bulan Ramadhan,”

Adalah kewajiban yang tak bisa ditawar. Setahun hanya sebulan. Kerjakan dengan baik. Agar senantiasa mendapatkan predikat hamba yang bertaqwa. Puasa juga amat baik untuk meningkatkan kualitas kesehatan fisik dan mental.

“Dan menjaga kehormatan dirinya,”

Seorang istri harus menjaga diri dari mengumbar suara, aurat, dan kehormatan lainnya. Hendaknya berperilaku sesuai yang digariskan al-Qur’an dan sunnah. Jangan mudah tergiur dengan godaan dunia dengan segala perhiasannya. Karena hanya wanita yang menjaga dirinyalah yang dijaaga kehormatannya oleh Allah Ta’ala.

“Serta taat kepada suaminya,”

Taat kepada Allah Ta’ala, Rasulullah, dan suami sebagai pemimpin. Taatlah kepada seluruh perintahnya, selama tidak dalam rangka bermaksiat. Jadikan dia sebagai imam yang kauikuti sampai surga-Nya dan jangan segan untuk mengingatkan jika dia melakukan kekeliruan.

Di akhir sabdanya ini, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam bersabda, “Maka (dia-istri) akan dipersilakan masuk surga dari pintu mana saja yang disukai.”

Inilah di antara nikmatnya menjadi Muslim/Muslimah. Surga dibentangkan untuknya. Syaratnya hanya mau yang diiringi dengan kesungguhan untuk senantiasa memperbaiki diri. Senantiasa menjadi pribadi yang beriman dan bertaqwa di jalan Allah Ta’ala.

Mudah-mudahan istri-istri kita termasuk golongan ini. aamiin.

Wallahu a’lam. [Pirman/Keluargacinta]