Keutamaan Membaca Ayat Kursi di Malam Hari

Ada dua waktu istimewa di malam hari untuk membaca ayat kursi. Kedua-duanya memiliki fadhilah alias keutamaan yang istimewa.

Dua waktu itu adalah petang hari dan sebelum tidur. Petang hari dimulai dari ba’da Ashar hingga ba’da isya’. Dalam rentang waktu ini, yang termasuk malam adalah ba’da Maghrib hingga ba’da Isya’.

Ba’da Maghrib Hingga Ba’da Isya’

Apa keutamaan membaca ayat kursi di waktu ini? Allah akan melindunginya hingga pagi hari. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِذَا قَرَأَتْهَا غُدْوَةً أُجِرَتْ مِنَّا حَتَّى تُمْسِيَ

“Siapa yang membaca ayat kursi pada petang hari, maka ia akan dilindungi hingga pagi.” (HR. Hakim; shahih)

Selain itu, jika membacanya tepat setelah sholat Maghrib dan sholat Isya’, yakni sebagai dzikir sebelum doa setelah sholat, ia merupakan bagian dari membaca ayat kursi setelah sholat fardhu. Punya keutamaan sendiri yang luar biasa. Ia akan dimasukkan Allah ke dalam surgaNya.

مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِيِّ دُبُرَ كُلِّ صَلاةٍ مَكْتُوبَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُولِ الْجَنَّةِ، إِلا الْمَوْتُ

“Barangsiapa membaca ayat kursi sehabis setiap sholat fardhu maka tiada penghalang baginya untuk memasuki surga kecuali hanya mati.” (HR. Thabrani)

Baca juga: Shalat Istikharah Jodoh

Malam Hari Sebelum Tidur

Waktu kedua adalah sebelum tidur. Ini lebih larut lagi, karena dibaca hendak ke peraduan. Keutamaan membaca ayat kursi di malam hari sebelum tidur, insya Allah tak ada syetan yang berani mengganggu.

Hal ini pernah disampaikan langsung oleh syetan saat tertangkap Abu Hurairah untuk yang ketiga kalinya.

“Lepaskanlah aku. Aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat yang akan membuatmu mendapat manfaat dari Allah karenanya.”

Abu Hurairah bertanya, “Kalimat-kalimat apakah itu?” Ia menjawab, “Apabila kamu hendak pergi ke peraduan, maka bacalah ayat kursi. Sesungguhnya engkau akan terus menerus mendapat pemeliharaan dari Allah dan tiada setan yang berani mendekatimu hingga pagi hari.” Maka Abu Hurairah pun melepaskannya.

Pada pagi harinya, Rasulullah kembali bertanya, “Apakah yang telah dilakukan oleh tawananmu tadi malam?”

Abu Hurairah menjawab, “Wahai Rasulullah, dia menduga bahwa dirinya mengajarkan kepadaku beberapa kalimat yang menyebabkan aku mendapat manfaat dari Allah karenanya, maka dia kulepaskan.”

Rasulullah bertanya, “Apa kalimat-kalimat itu?” Abu Hurairah menjawab, “Dia mengatakan kepadaku apabila engkau hendak pergi ke peraduan, bacalah ayat kursi dari awal hingga akhir. Dia mengatakan kepadaku, “engkau akan terus menerus mendapat pemeliharaan dari Allah dan tidak ada setan yang berani mendekatimu hingga pagi hari.”

Maka Nabi bersabda, “Ingatlah sesungguhnya dia percaya kepadamu tetapi dia sendiri banyak berdusta. Hai Abu Hurairah, tahukah kamu siapa yang kamu ajak bicara selama tiga malam itu?”

 “Tidak.”

Nabi bersabda, “dia adalah setan.”

Dari hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Shahih-nya ini, kita mendapatkan keterangan salah satu keutamaan membaca ayat kursi di malam hari. [Muchlisin BK/KeluargaCinta]

*Pembahasan lengkap mulai bacaan, hingga keutamaan dan tafsirnya bisa dibaca di artikel Ayat Kursi

Terbaru

Baca Ayat Kursi, Mimpi Buruk Pergi dan Bangun pun Lebih Pagi

“Ummi, Hamzah nggak mau mimpi.” Tiba-tiba anak ketiga kami mengadu. Waktu itu ia masih duduk di bangku Playgroup. Setelah ngobrol lebih lanjut,...

Meski Sudah Berkeluarga, Jangan Pernah Lupakan Ibu

Jika ada 1000 orang yang mencintaimu, akulah yang pertama.Jika ada 100 orang yang mencintaimu, akulah yang pertama.Jika ada 10 orang yang mencintaimu,...

Bahagiakan Keluarga di Hari Asyura, Niscaya Kau Bahagia Sepanjang Tahun

Membahagiakan keluarga tak perlu menunggu waktu tertentu. Tapi membahagiakan keluarga di hari asyura bernilai spesial. Sebab ada hadits yang menyebutkan, ia akan...

Dosa Ghibah Lebih Berat dari Zina? Baca Hadits-Hadits Ini

Ghibah bukanlah dosa yang remeh. Para ulama memasukkannya dalam kategori al kabair; dosa-dosa besar. Bahkan ada yang menyebut, dosa ghibah lebih berat...