Rumah Tangga

Lakukan Ini untuk Meredakan Marah terhadap Pasangan

Ilustrasi @plus.googleapis
Ilustrasi @plus.googleapis

Masalah adalah suatu hal yang selalu ada dalam kehidupan, termasuk dalam berkeluarga. Baik itu masalah yang awalnya sepele hingga yang membesar dan menyebabkan perselisihan serius dan berujung kepada perceraian.

Namun, ketika permasalahan dalam keluarga disikapi dengan bijak sebagaimana diconthkan oleh Rasulullah Saw dalam sabdanya, maka keberadaan masalah justru akan semakin menguatkan ikatan cinta antara seseorang dengan pasangannya.

Berikut ini kiat yang bisa kita upayakan saat marah mampir dalam episode kehidupan cinta kita.

Lakukan Sunnah Nabi

Marah datangnya dari setan. Setan terbuat dari api. Cara terbaik untuk memadamkan api adalah menyiramnya dengan air. Maka meredakan marah yang paling efektif adalah dengan berwudhu. Demikian pesan mulia Rasulullah Saw.

Selepas berwudhu, bisa dilanjut dengan melakukan shalat sunnah Syukrul Wudhu’ atau shalat sunnah Muthlaq. Bisa juga menyambungnya dengan tilawah al-Qur’an disertai tadabbur. Insya Allah, setan akan lari terbirit-birit dengan menyertakan marah yang dibawanya.

Ubah Posisi

Saat seseorang marah, tekanan darahnya akan naik. Maka mudah tersulut emosi menjadi salah satu hal yang menyebabkan seseorang bertambah tua dari usia biologisnya.

Rasulullah Saw dalam salah satu pesannya menyarankan siapa yang marah untuk mengubah posisi. Ketika marah menyergap dalam keadaan berdiri, maka duduklah. Saat ditabrak marah dalam keadaan duduk, maka berbaringlah. Dengan mengubah posisi, seseorang akan lebih tenang dan hal ini bisa menurunkan tekanan darah karena marah.

Kerjakan Aktivitas Fisik

Ketika marah mencapai puncaknya, seseorang akan memiliki kecenderungan untuk melampiaskannya dengan perbuatan fisik. Kebanyakannya melampiaskannya dengan perbuatan yang merusak.

Penting untuk diingat dan diupayakan sebisa mungkin agar meredakan marah dengan mengalihkannya ke dalam aktivitas-aktivitas fisik yang bermanfaat.

Misalnya: masuklah ke kamar mandi, kunci dari dalam, ambil sikat dan bersihkan; jika memiliki kebun, ambillah cangkul dan tanamlah satu bunga atau tumbuhan; kerjakan olahraga ringan seperti lari-lari kecil, bermain sepak bola; mengerjakan hobi: melukis, menulis, bermain musik, dan sejenisnya; atau jalan-jalan mengunjungi tempat-tempat yang disukai.

Berdoa

Doa adalah jaminan keterkabulan apabila dipanjatkan oleh orang yang beriman. Berdoa merupakan bentuk kebutuhan dan ketergantungan seorang hamba kepada Tuhannya.

Berdoalah kepada Allah, “Ya Allah, berikanlah kesabaran kepadaku. Dan matikanlah aku dalam keadaan muslim.” Bisa juga dengan doa lain, “Ya Allah, limpahkanlah kesabaran kepada kami. Dan kuatkanlah pendirian kami dan tolonglah kami dari kaum kafir.” Atau doa-doa lain sesuai dengan bahasa yang dikuasai. Sebab Allah Swt Maha Mengetahui.

Penting dicatat, amat dianjurkan untuk marah dengan cara yang baik ketika pasangan kita melanggar larangan-larangan Allah Swt dan Rasul-Nya. [Pirman]

1 Comment

  • Damuri 18 November 2014

    Saya suka sekali Bersam dakwah.semoga istiqomah

Comments are closed.