Lima Ciri-ciri Rumah Tangga Idaman


Keluarga Idaman @Keluarga Cinta
Keluarga Idaman  @aliprayogi

Rumah tangga idaman adalah dambaan semua pasangan suami istri. Upaya mewujudkannya adalah jalan panjang yang harus ditebus dengan banyak pengorbanan, bahkan di sepanajang sisa hidup seseorang.

Meski bukan merupakan jalan yang mudah, keberadaan rumah tangga idaman bisa dikenali melalui ciri-cirinya untuk kemudian diupayakan. Apalagi, rumah tangga idaman adalah salah satu sarana untuk merasakan surga sebelum surga yang sesungguhnya kelak di akhirat.

1. Landasannya adalah Taqwa

Taqwa adalah menjalankan perintah Allah Swt dengan kemampuan terbaik dan menjauhi seluruh larangan Allah Swt. Taqwa adalah jalan keluar atas semua masalah dan merupakan pemicu keberkahan hidup di dunia dan keselamatan di akhirat. Dengan landasan taqwa, sebuah rumah tangga tidak sibuk dengan urusan dunia yang sepele dan sementara. Karena fokus mereka ada pada pencapaian akhirat yang abadi.

2. Kebahagiaannya adalah Taat

Ada banyak rumah tangga yang hanya merasa bahagia ketika memiliki rumah, mobil dan hal-hal duniawi lainnya. Meski tak salah, kebahagiaan sejati bagi rumah tangga idaman adalah ketaatan kepada Allah Swt melalui ketenangan jiwa seluruh anggotanya. Melalui taat, ketenangan akan dilimpahan ke dalam sanubari masing-masing anggota rumah tangga, sehingga kebahagiaan adalah jaminan kepastian bagi mereka.

3. Sederhana dan Prioritas

Rumah tangga idaman sama sekali tidak antipati terhadap kebutuhan duniawi. Karena dunia adalah lahan amal sebelum masa panen di akhirat. Oleh karenanya, terkait hal duniawi ini, rumah tangga idaman selalu mengedepankan kesederhanaan dan prioritas dalam segala hal terkait kebutuhan duniawi. Mulai dari rumah, pakaian, kendaraan, makanan, dan sebagainya.

4. Tidak Bermewah-mewahan atau Berlebih-lebihan

Kepemilikan fasilitas duniawi hanyalah sebatas kebutuhan. Ketika keluarga beranggotakan banyak orang, mereka memang harus memiliki banyak mobil supaya seluruh anggota keluarga muat dan nyaman dalam perjalanan menuju majlis imu atau silaturahim. Ketika motor masih memadai, tentu hal itu tidak akan membuat mereka khawatir atau galau dengan komentar tetangga-tetangganya.

5. Sumber Rezeki yang Jelas

Faktor rezeki adalah sebuah keniscayaan dalam berumah tangga. Ia bagaikan nafas karena salah satu kebutuhan pokok. Rumah tangga idaman akan berpuas diri dengan mengoptimalkan sumber ezeki yang halal, memenuhi hak-hak dan kewajiban harta, serta memiliki kesepakatan yang baik terkait penggunaan harta itu sendiri.

Semoga Allah Swt memberikan kita karunia rumah tangga idaman. Agar selamat dunia dan akhirat. Aamiin. [Pirman]