Rumah Tangga

Nasihat Poligami Ustadz M. Arifin Ilham

Setelah menjalani kehidupan monogami selama dua belas tahun, dai yang kerap mengenakan pakaian serbaputih ini memutuskan menikah yang kedua pada tahun 2010. Qadarullah, hingga kini dan semoga sampai akhir hayatnya, kehidupan ketiga anak manusia dan anak-anaknya ini terlihat sangat harmonis. Bahkan, sosok dai yang pernah menetap di bilangan Depok Jawa Barat ini tak segan-segan mengajak kedua istrinya ke hadapan jamaahnya dan kaum Muslimin negeri ini.

Banyak hikmah dari poligami yang dijalani Ustadz M. Arifin Ilham ini. Berikut ini kami rangkumkan nasihat-nasihat terkait salah satu sunnah Nabi yang telah beliau jalani selama lima tahun ini. Nasihat ini kami rangkum dari beberapa kajian yang langsung kami ikuti dan rekaman-rekaman taujih dai asal Banjarmasin ini.

Harapannya, kaum Muslimin bisa melihat poligami secara adil. Yaitu meletakkannya sebagaimana ianya diperintahkan; bukan atas nama perasaan belaka.

Istiqamah dalam Sunnah

Hal yang pertama kali beliau sampaikan, jangan poligami karena ‘enaknya’ saja. Sebagai salah satu sunnah, hendaknya kaum Muslimin yang berniat melakukannya benar-benar mempersiapkan diri dengan istiqamah dalam melakukan sunnah-sunnah Nabi yang lain.

Sebelum memutuskan mengambil jalan poligami, pesan beliau, istiqamahlah dalam menjawa wudhu, senantiasalah shalat berjamaah di masjid, jangan tinggalkan shalat Dhuha dan Tahajjud, teruslah membaca, menghafal, dan berusaha mempraktikkan ajaran al-Qur’an, biasakan diri dalam dakwah dan jihad, jangan tinggalkan infaq, dan aneka sunnah-sunnah mulia lainnya.

Pasalnya, dai yang juga memimpin Majlis az-Zikra ini sudah pernah melakukan berbagai jenis sunnah Nabi tersebut. “Hanya poligami yang belum,” terang beliau. Istri-istri, anak-anak dan jamaah dzikirnya menjadi saksi betapa beliau adalah sosok yang amat menjaga sunnah Nabi. Semoga Allah Ta’ala berikan keistiqamahan kepada beliau hingga akhir hayatnya.

Jangan Bonsai Potensi Suami

Dengan berkelakar, beliau menyampaikan, “Apakah suami harus libur juga jika istri sedang libur karena datang bulan?”

Beliau juga mengatakan, “Jika para Muslimah mengakui kehebatan dan keshalihan suaminya, jangan egois. Bukankah Muslimah-muslimah lain juga berhak merasakan kebahagiaan yang Allah berikan dengan perantara suami Anda?”

Apalagi, fakta bahwa jumlah Muslimah jauh lebih banyak dari jumlah Muslimin amat nyata. Dan, begitu banyak Muslimah matang yang harus menyepi sendiri di setiap malam dalam sujud dan munajat panjangnya.

Dua Akur Itu Lebih Baik

Poligami sering dijadikan kambing hitam. Selalu disalahkan. Padahal, letak kekacauan rumah tangga bukan pada poligaminya. Tetapi terletak pada individu-individu yang terlibat di dalamnya.

Bukankah fakta berbicara, amat banyak pernikahan monogami yang berantakan dan berujung pada perceraian? Bukankah tak sedikit suami-suami yang mengabaikan hak istrinya, padahal jumlahnya hanya satu?

Di sisi lain, apakah tak cukup bukti bahwa begitu banyak poligami yang berdampak positif bagi individu dan masyarakat sekitar juga kaum Muslimin secara umum?

“Dua istri akur,” tutur dai yang kini menetap di Bogor Jawa Barat dalam salah satu ceramahnya di tahun 2012 ini, “itu jauh lebih baik dari satu istri tapi ribut terus.” Benar juga ya? 😀 [Pirman/Kisahikmah]

129 Comments

  • Yunita Rachmayanti 29 Juli 2015

    Saya ingin bertanya dr pernyataan berikut : “Jika para Muslimah mengakui kehebatan dan keshalihan suaminya, jangan egois. Bukankah Muslimah-muslimah lain juga berhak merasakan kebahagiaan yang Allah berikan dengan perantara suami Anda?”.
    Yang jadi pertanyaan saya..apakah para Bujang ato duda sdh tdk ada stock gitu????so wanita2 yg belum merasakan kebahagiaan itu harus merebut ato merayu suami wanita lain??..bagaimana klo wanita tersebut dibalikan posisi menjadi istri dari suami yang ingin mepoligami wanita itu???
    Terus yg jadi pertanyaan saya selanjutnya tentang pernyataan ini : “Bukankah fakta berbicara, amat banyak pernikahan monogami yang berantakan dan berujung pada perceraian? Bukankah tak sedikit suami-suami yang mengabaikan hak istrinya, padahal jumlahnya hanya satu?”
    Pertanyaaan saya : satu aja brantakan??apalagi dua??..menurut saya sebelum mlakukan poligami, seharusnya para suami jgn mlihat dr segi Sunah Rosulnya dl, lihatlah dr diri suami itu sendiri..sdh pantaskah sang suami untuk berpoligami???..apakah suami sdh mrasakan penderitaan hati, kelelahan seorang istri dlm mengurus segala kperluan rumah tangga dan anak2ny??…msh ingatkah seorang suami, ketika pertama kali dia mnikah dg istriny waktu msh muda dulu gak punya apa2 alias modal dengkul ato hanya pgn mharapkan ridho Alloh SWT, dan sang Istri tanpa ragu mengiyakan pinangan suaminya, dan istri juga siap mnyingsingkan lengan untuk mbantu suami dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga padahal itu adalah kewajiban suami???..POLIGAMI jaman sekarang dengan Poligami jaman Rosul Berbeda jauh…Poligami jaman Rosul benar2 dr dilakukan kr untuk menyelamatkan para janda2 yg ditinggal mati syahid suami mereka. Sedangkan Poligami jaman sekarang dilakukan hanya kr Nafsu sesaat, kr takut ZINAH. Terus Jangankan para istri rasul mempunyai rasa cemburu ketika Rosul sedang mperhatikan istri yang lain, apalagi kita yg hanya istri dari suami orang biasa???

    • c'RoeL 30 Juli 2015

      simple nya gini aja … POLIGAMI itu bukan hukum buatan manusia .. tapi ALLAH yang membolehkan .. jadi jangan se-enak nya memilah milih ayat al quran sekehendak hati kita , ingat sekali lagi , ALLAH yg membolehkannya di dalam AL QUR-AN .. menentang dalil allah termasuk kufur ke pada ALLAH .. nah pertanyaan nya , kenapa ALLAH membolehkan ? karena ALLAH maha tahu atas segala sesuatu yang Ia ciptakan .. ALLAH tahu bahwa wanita pada akhir zaman nanti jumlah nya sangat lah banyak jika di bandingkan dengan jumlah lelaki .. ALLAH maha tahu tentang itu , maka ALLAH ciptakanlah hukum untuk berpoligami .. INGAT .. melanggar hukum ALLAH , sama juga artinya dengan membangkang terhadap ALLAH , dan membangkang terhadap ALLAH sama artinya dengan KUFUR atau KAFIR

      • Rachmawati 5 Agustus 2015

        Jangan gampang menganggap kafir org yg beriman mas , apalagi yg wajib itu selalu dilaksanakannya..
        Ini kan sunnah, TIDAK WAJIB, jadi tdk melakukan ya gak masalah.

        • saya 13 September 2017

          Hal itu krn mereka membenci apa yg Allah turunkan, maka akibatnya Allah menghapus pahala amaln mereka…Q,S. muhammad

      • ronggolawe 8 Agustus 2015

        masboss c’roel yg pintar dan yg alim kayaknya ya?. emang istri muda nya ustad aripin itu kemarin janda di tinggal mati sahid krn perang, dakwah ato gimana?. trs istri tua nya apa memang betul2 iklas mengizinkan agar suaminya menikah lg? yg jelas mass cinta itu di anugrahkan oleh ALLAH hanya utk dua manusia sj. klu memang poligami berhukum SUNNAH ALIAS BUKAN WAJIB , yg nabi lakukan pd waktu itu utk MENOLONG JANDA YG DI TINGGAL MATI SUAMINYA KRN JIHAD, KARENA TDK ADA LG YG MENAFKAHINYA , karena ditakutkan akan salah jalan dlm mencari nafkah nantinya sehingga nabi menolong dgn cara seperti itu. dan msh banyak karena karena lainnya.. biarpun sekarang ada ustad, kiay, ato semacamnya yg berpoligami krn ingin menolong wanita yg hendak dinikahi tp istri yg ada tdk iklas lahir bathin sy rasa si suami aja yg maksa melaksanakan sunnah. ingat cuma sunnah lho. apalagi klu itu Janda kampung sebelah, bisa2 jd wajib deh ya mass boss.? ingat situasi n kondisi pd jaman rasul sangat2 berbeda dgn di sini apalagi sekarang. jd walaupun anda ini besar di pondokan tp pleace lah ya.. Islam itu alami, indah, tdk menyakiti,dll.. jgn sampai salah kaprah dlm belajar aqidah. peaceeee dr banjarmasin..

        • rizal 14 Agustus 2015

          Waah agan ronggowale ngerti banyak nih kayaknya tentang agama. Ane takut salah kaprah nih. Jd minta nasehat solusi kalo wanita lebih banyak dari laki” itu gimana ya? Selain poligami.

      • triplezi 19 Agustus 2015

        Najis para pelaku poligami,manusia2 munafik.laki2 brengsek

      • winarno 19 Agustus 2017

        aslm mas jawaban anda enak sekali berkedok hadis saya laki2 muslim saya menghormati dan sangat menjaga perasaan wanita insyl saya istri satu saja smpai akhir hayat krn istri ikut berjuang pd wktu masih susah saya hormati&cintai smpai mati, sedangkan utk yg berpoligami saya hormati pula silahkan..tp jgn ajak2 yg sdh mapan dg istri satu klo nanti rumahtangga berantakan gara2 tdk bs adil..laknat allah lo mas utk yg ngajak waslm

        • winarno 19 Agustus 2017

          utk mas c roel&ronggolawe jgn deh menganjurkan poligami ke orang lain kawatir yg dianjurkan tdk bs mnjaga adil jd laknat allah lo krn anda yg membujuk cukup anda sndiri aja klo mo poligami bahkan smpe 4 saya ga.mau ikutan waslm

    • Islam 30 Juli 2015

      Jaminan surga wanita yang sanggup, hehe

    • Endang Sulistiyawati 30 Juli 2015

      Betul Sekali@Yunita Rachmayanti
      Apa yg anda tulis menurut saya banyak betul nya , menurut saya suami bisa POLIGAMI bila mmng dlm keadaan EMERGENCY ( istri dlm keadaan SAKIT , tidak bisa melayani suami baik secara Jasmani / Rohani.
      Ada juga ni pertanyaan =
      Di samping para suami cenderung PENGESAMPING kan PENDERITAAN HATI / BATHIN seoranga istri yg di POLIGAMI ,
      sebenar nya JAUH di LUBUK HATI seorang suami yg mem POLIGAMI istri nya pun TAU betapa menderita nya BATHIN istri & suami juga TAU bahwa di balik PENDERITAAN HATI / BATHIN = MENYIKSA BATHIN istri itu arti nya ada nya ke TIDAK IKHLAS an seorang istri utk di POLIGAMI , SADAR kah suami bahwa hal ini sudah TERMASUK PERBUATAN ” DOSA ”
      Sebenar nya suami SADAR klo perbuatan membuat PENDERITAAN HATI / BATHIN istri itu termasuk PERBUATAN ” DOSA “,tapi semua terkalah kan oleh NAFSU & yg perlu di INGAT ……..BAHWA …… di dlm NAFSU ………. SETAN selalu turut ANDIL .
      Jadi ………….. ???

      • lucu ama komen di atas 4 Agustus 2015

        lucu

      • rizal 14 Agustus 2015

        Waah mungkin cara berfikir emba dengan istrinya pak ustad yg diatas beda x. Cintanya terhadap Allah jauh lebih besar dibanding terhadap si suami makannya merelakan surga dunia dibagi. Kalo menurut ane si agak aneh kalo perempuan bilang masalah hati. Setau ane banyak perempuan yg selingkuh. Dengan cara berpacaran. Hamil diluar nikah, bahksn survey terhsdap anak perempuan smp lebih dari separuh udah ga perawan. Yaah makan dah tuh hati. Ditempat ane laki lebih sedikit 1:3 waah yang dua dijadiin pelacur atau jadi wanita bispak yaa yg penting hatinya buat 1 laki”. Mau pelacur atau murahan urusan belakangan

        • winarno 19 Agustus 2017

          aslm mas rizal yth jgnlah mengajak orang melakukan poligami klo tdk bs akur malah laknat allah lo cukup diam2 aja klo anda mo kawin 4 gausah ajak2, waslm

      • muasy 21 Agustus 2015

        Kenapa hati wanita hancur…karena ia lebih cinta dunia drpd Rabbnya…jgn kita beranggapan apa yg kita punya adalah milik kita seutuhnya…ada kalanya saat kita mencintai sesuatu….yg kita suka itu diambil Allah..SWT…begitupun seorang suami kalau takdirnya harus poligami…relakan saja….karena cinta yg utama adalah Allah swt…bukan anak dan suami

        • udin 9 Juni 2016

          mantap.. jadi kita bisa melihat komen para wanita menatap poligami seperti apa.. mana yang cinta dunia dan juga mata hatinya ditutup oleh Allah.. Dan semoga mereka bisa mengukur dimana posisi diri mereka yang mengaku lebih pintar dengan logika mereka serta mengaku beriman tetapi mereka telah menghina Allah dengan membilang Allah itu salah. Bukankah semua terjadi atas kehendakNya.. Apa yang terjadi didunia ini adalah SYAH karena itu adalah HakNya.. semoga Allah membuka mata hatiku dan juga mereka.

    • ali 31 Juli 2015

      Tolong di baca dengan baik dari awal jangan di penggal2 ya. Saya aja yg laki belom sanggup melakukan seperti yg di lakukan oleh ustad arifin ilham karna itinya adalah swbelom poligami harus melakukan sunah2 yng lain yngvpernah di lakukan oleh rosululloh sedangkan saya sholat wajib aja masih gak tepat waktu tp saya setuju klaw sudah melakukan sunah2 yg lain seperti yng di persyratkan.

      • ina 2 Agustus 2015

        setuju pak Ali..

    • anam 3 Agustus 2015

      Poligami=Atas semua persetujuan..
      Atas segala Kemampuan,
      Atas Segala Keimanan..
      Atas segala Alasan.. Ga SeEnaknya dlm BerPoligami, dan Memang d Perbolehkan BerPoligami.. jd Jangan Menafsirkan dr Satu sisi, Telaahlah dulu bahasa SilokaNya.. Makanya pake Cadar biar ga Banyak mata yg Keranjang,,

    • Uncle Panjul 1 Juli 2016

      Kesimpulannya gak rela dimadu….

  • Dreva2004 29 Juli 2015

    Setuju Mbak Yunita..

    Poligami oleh Nabi tidaklah sama spt yg dilakukan para lelaki di jaman sekarang. Silakan berpoligami kalau isterinya memang meridhoi..Tapi janganlah bilang itu sunnah. Sunnah apa?

    Nabi berpoligami bukan krn tdk bisa menahan syahwatnya lantaran isteri sedang datang bulan. Masa dianggap suami tdk boleh “libur” saat iaterinya datang bulan? Memang setiap hari harus begituan?

    Bagaimana kalau tugas dinas luar selama seminggu atau lebih misalnya..? Krn “suami gak boleh libur”, maka dia harus cari “isteri kontrak” di sana?

    Poligami itu diperbolehkan, tp nikahilah janda-janda yg tua..miskin..anaknya banyak..Kalau memilih gadis belia..apalagi masih muda..bukanlah “perawan tua yg perlu diselamatkan”, apa itu bukan karena nafsu syahwat semata?

    • iyad 29 Juli 2015

      Type here assalamu’alaikum.
      buat para akhwat,sebenarnya kunci kerelaan di atau berpolygami hanya satu.lillahi ta’ala,semata ibadah kepada-Nya.
      Apapun alasannya,ber polygami telah di per olehkan oleh Allah,yang maha tau akan kadar mahluqnya.
      janda atau gadis yang dinikahi..sama saja boleh..
      Kalo tidak ada nafsu syahwat,mana bisa laki2 menikahi perempuan.apakah para akhwat mau dinikahi lk2 yang tak bernafsu?.
      bilang saja:
      “saya tidak mau di madu,karena tingkat or level iman dan ilmu saya belum mencapai maqam untuk di polygami”
      Ingat!!!!! Allah membolehkan polygami,dan rasulullah berpolygami,dan jangan pernah merasa tidak setuju,apalagi benci polygami,karena yang benci dengan yang di halalkan Allah,bisa2 mengundang laknat-Nya atas kita.

      • syarif 30 Juli 2015

        Dari pernyataan diatas jelas bahwa poligami jaman sekarng mmg beda dgn saman rasul.. skarang hanya krn nafsu. ustazd berpoligami carinya yg bening bening coba sperti jaman rasul istri yg suaminya gugur dalam perang dn janda”tua. sangat bodoh jik membaca pernyataan diatas tetapi tidk bisa mencerna arti dn maksud yg lebh kepada nafsu syahwat semata

      • Rachmawati 5 Agustus 2015

        Jadi level wanita aja yg perlu ditingkatkan agar rela dipoligami?
        Kenapa pria tdk meningkatkan level imannya sendiri?
        Kendalikan hawa nafsu, Tundukan pandangan dan jagalah kemaluan.. apakah itu berattt bagi pria makanya wanita harus rela dipoligami??

        Pria tdk bs menjaga jarak dgn lawan jenis maka timbulah rasa” cinta(mengikuti hawa nafsu). kalau mengikuti hawa nafsu lebih dalam bs terjadi zina,makanyaa berpoligami.
        **padahal berdekatannya juga tidak dg satu wanita saja, masa mau dinikahin semuanya tuh?? weww. Berdekatan(langsung/tidak gitu aja udh mendekati zina(tapi dilupalupain)
        Terus kenapa yg dipikirkan penyaluran hawa nafsunya saja , tidak dgn cara pengendalian nafsu dr dalam diri sndiri??

        *** Poligami itu boleh mas , tapi gak MUTLAK kita harus berpoligami.
        .Hargai juga org yg menjunjung tinggi / memilih setia pd satu pasangan (monogami)..
        Mereka Pria istimewa yg bisa terluka jika perasaan istri terluka.. mereka juga selalu berusaha membahagiakan istri, anak, sanak keluarga dan sekitar..
        Mereka juga pria” hebat yg berusaha sangat kuat menaikan imannya dgn mengendalikan hawa nafsunya yg besar terhadap harta tahta juga wanita.(mereka tdk ingin menjadi budaknya sehingga lalai)
        Mereka berusaha keras menundukan pandangan dan menjaga kemaluannya karna tidak akan pernah ada habisnya jika mengikuti dan melampiaskan hawa nafsu.. mereka tahu bahwa godaan spt itu tdk hanya pd satu titik dan mereka tidak ingin mengikuti nafsu utk melukis disemua titik itu…

      • Uncle Panjul 1 Juli 2016

        Setuju….siipppp

  • Rike 29 Juli 2015

    Sangat setuju mba yunita.. Jgn samakan donk qta yg kaum biasa sm Nabi. Padahal jika istri pertama tersakiti maka dunia akhirat sang suami akan sulit. Rezeki sempit, pekerjaan dan usaha gak lancar, banyak masalah. Bercermin lah.. Sudahkah jadi suami yg baik? Jika memang ingin pologami. Jangan2 untuk 1istri aja blm bs kasih yg terbaik apalagi 2 istri? Menyedihkan..

  • Aditya 29 Juli 2015

    Hehe sangat unik kalau baca artikel tentang mendukung poligami, wanita selalu menjadi gardu terdepan.

    Pada dasarnya Ust.Arifin Ilham menyatakan bahwa kalau mau poligami, lakukan sunnah2 yang lain dulu. Barulah poligami. Jadi melaksanakan sunnah yang lain secara konsisten juga berat, dan saya yakin kaum hawa pun merasakannya.

    Zaman Rasulullah beda dengan zaman saat ini? Memang beda dan pasti beda. Tidak usah zaman Rasulullah dengan zaman saat ini, membandingkan zaman Rasulullah dengan zaman khalifah saja sudah beda jauh. Tapi sunnah tetaplah sunnah, bukan berarti karena zaman berubah maka sunnah berubah.

    Para istri tenang ketika suami meminta poligami. Tanyakan saja dulu, memang sudah ga bisa sunnah yang lain sampai mentok ke sunnah poligami? Hehe.
    Dan, jangan melihat apakah perawan atau tidak. Tanya dengan istikharah. Bukan dengan akal atau emosi, karena Allah Maha Tahu. ^_^

    Btw saya juga seorang suami yang tidak menolak poligami tetapi bagi saya cukuplah istri saya. Kecuali kalau Allah berkehendak.

    Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui Segala Sesuatu.

  • Abu Umar 29 Juli 2015

    Bedanya Zaman Rasulullah sama Zaman sekarang apa ya… Sunnahnya maksudnya… Saya pernah baca tentang akhwat yg sangat membenci sunnah tersebut (Poligami) dan akhirnya dia di uji Alloh Subhanahu Wa Ta’ala… Akhirnya ujian Alloh Subhanahu Wa Ta’ala membukaan matanya tentang sunnah tersebut… Sampe dibuat nangis deh… Tolong terlalu benci apalagi sampe anti… ” Barang siapa yang membenci sunnah ku maka dia bukan bukan termasuk golonganku” masih inget kan Hadits itu….??? Wallahu A’lam

    • veni 2 November 2015

      poligami hukumnya mubah pak, bukan sunah

    • Crissy 29 Mei 2016

      This inoerducts a pleasingly rational point of view.

    • Nice post. Along the same lines, and you do mention it, is being a good listener. We tend to talk talk talk and sometimes forget to listen. Then we miss the important stuff and miss the opportunities to observe those subtleties in our loved ones that you describe.

    • Nu toÈ›i vor să se exprime, nu toÈ›i vor să viziteze… dar toÈ›i vor să manânce È™i să bea… deci dacă acestea erau cât de cât asigurate restul ce mai conta!Acum trebuie să îți baÈ›i capul… unde e mai bine, mai sigur mai profitabil să lucrezi… ce să faci să ai un ban în plus…

  • muslim 29 Juli 2015

    kenapa ya kalo bicara poligami, yg selalu bicara sang suami dg sudut pandang laki2. mbok sekali2 para istri yg dimadu juga ikut bicara, dg sudut pandang istri yg dimadu (bukan istri mudanya) ..

  • neo ahmad 29 Juli 2015

    Salah satu ujian keimanan wanita
    Kalau mendengar kata “poligami” langsung meradang.
    Padahal katanya cinta terhadap Rasulullah. Nyatanya..?!
    Jadi ingat lagu lama yg biasa para pecundang dendangkan: “coba’an terberat pria adalah wanita (wanita = racun dunia), coba’an terberat wanita adalah harta (harta=belati).”
    Hingga sang pecundang berkata “anggap itu satu-satunya jalan kesurga, maka.. janganlah kalian lari menghindarinya”

    Semua karna iman.

  • Abu Syam 29 Juli 2015

    Hahaha…. para istri keluar tanduk kalo sdh urusan poligami… Mbak² gak emosi lah… dipandang dari sudut manapun sunnah tetaplah sunnah, gak wajib juga kan? Maaf ya, saya bukan pendukung poligami, hanya saja saya melihat banyak bapak² yg suka memenggal ayat seperti ini:
    “Maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi, dua, tiga, atau empat.”
    Yang seharusnya dibaca sampai selesai.
    “Maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja..”(Qs. An Nisaa’ (4) : 3).
    Gak usah diperdebatkan lah… kalo si istrinya ridho, kenapa orang lain yg jadi sewot sih? Ujung² jadi ghibah loh… !!! (Ghibah = Memakan bangkai saudaranya) Naudzubillahi min dzalik….

    • aris 29 Juli 2015

      Ngono wae kok repot!!! Aku, kamu, kita ridho please do it, jika tak ridho don’t do it !!!! Mari doakan saudara2 kita yang polygami semoga keluarganya sakinah mawaddah warahmah amin!

      • Uncle Panjul 1 Juli 2016

        Dulu saya suka nyinyir ama pelaku poligami…..

        Ternyata saya malah jadi pelaku….
        Dan MaSha Allah…. Luar biasa… Apa lagi Istri I bisa menerima dan telah bertemu dengan Istri II…

        Kalau semua pihak mau taat pada Allah Ta’ala maka Allah Ta’ala akan beri kekuatan kepada setiap pihak untuk bisa saling menerima…

  • ione 29 Juli 2015

    Hehehe…para ibu2 nya lgsg garang semua, sunnah berpoligami bagi yg mampu secara jasmani, rohani dan ekonomi jg kali yah ustadz?

    • China 29 Mei 2016

      So much info in so few words. Tolotsy could learn a lot.

    • Thought it wouldn’t to give it a shot. I was right.

  • Ningrum 30 Juli 2015

    Klo saya sih ga benci poligami,tpi saya ga mau dipoligami pak ustad.Klo si suami ternyata tidak hebat istilahny Ejakulasi dini atau tidak bisa mencukupi nafkah keluarga.Berarti istri boleh mempunyai suami lebih dari satu jga ya pak ustad?Kan istri jga bsa menjalankan sunnah rasul sblm melakukan poliandri pak ustad…#Ada yg bsa bantu menjelaskan?#

    • thima 30 Juli 2015

      Masya Allah, klo Ibu mw poliandri, di pikirin dlu ya Bu, jangan sampe punya anak, nanti bingung pas kluar itu anak,
      Pertama: bingung mukanya Kaya bapak yg mana? Bapak yg 1,or yg 2, apa yg 3?
      Jangan2 ntar kebagi2 lg, mukanya setengah Kaya ibunya,yg setengah kya bapak 1, kumis yg setengah kya bapak ke 2, kumis setengah nya lg kya bapak ke 3..
      Kedua: nanti pas bikin Kartu kluarga, anaknya Bin siapa? Bin bapak ke 1, ke 2, apa ke 3?
      Ketiga: kalau seandainya nanti suatu saat itu anak sudah besar,trs trnyata anak nya jelek,bodoh,preman,Tukang Judi DLL, atau sebaliknya, anaknya soleh/solehah, DLL, itu mau diakui anaknya siapa? Anak bapak yg mana? Yg 1,2,apa 3??

      Itu aj sih penjelasannya, klo mw poliandri,, sunnah itu sesuatu hal yg dilakukan NABI, klo sesuatu yg ga pernah dilakukan NABI mamanya Bid’ah..
      Itu mengapa Allah mengutus para rasul itu seorang laki2, Dan mengambil menjadi pemimpin seorang laki2, karna laki2 tidak ada ‘halangannya’ kecuali sakit Dan meninggal..

      Terima kasih

      • Millicent 29 Mei 2016

        You keep it up now, unnadsterd? Really good to know.

      • dat dialect bedoelde ik zeker niet mijn mooie zachte G of tongval, maar wel het slecht afmaken van b.v. het woord “nie”(t) en het uitspreken van “dat” als “dè”. Dat is met een beetje concentratie te voorkomen. Van de andere kant is authenticiteit (zeker voor archivarissen) heel belangrijk!

    • rizky 31 Juli 2015

      , Hahaha, emang poliandri dibolehkan dlm islam? Aja-aja ada nih mbak

    • rizal 14 Agustus 2015

      Ini yg ddisebut wanita lebih punya hati setelah dibaca komen komen akhwat ngakunya akhwat lebih punya hati. Hehee

  • Ismail Abdullah 30 Juli 2015

    Jaangan bawa Sunnah Rasul klo berbicara persoalan poligami, itu bukan sunnah. Klo poligami Sunnah, kena Qt tdk boleh menikah lebih dari 4. Diantara semua komentar yg ada di atas hampir semua sepakat tdk menyetujui poligami, yg notabeneenya adalah objek. Apakah itu masih di katakan sunnah….? Terlalu egois Kita sebagai laki2.

    • abdullah 31 Juli 2015

      poligami itu tetap sunnah akhi..semua perbuatan, perkataan, ketetapan nabi itu sunnah semua….apalagi menikah adalah ibadah..tentu Nabi ngasih jalan dengan mempraktekannya,bahkan Al-Qur’an perintahnya nikah lah dua, tiga, empat, tapi kalo takut “pengecut” bila ga mampu berbuat adil..ya satu saja..artinya pintu utama itu minimal nikah ya dua, tiga, empat, sedangkan pintu emergency bagi yang gak mampu2, dan yang pengecut ya satu saja

      • Ismail Abdullah 31 Juli 2015

        Bukan persoalan pengecut, tp bgmn Kita memahami yg akan teraniyaya.
        Persoalan dalam Alquran, menikah dua, tiga, empat. Klo tdak mampu brbuat adil cukup satu. Artinya. Klo Kita sudah menikah, kemudian cerai atau meninggal dunia, maka boleh Kita menikah yg kedua kalinya atau ketiga kalinya bahkan yg ke empat kalinya. Tp klo qt tdk mampu berbuat adil sebagai mana yg Kita ceraikan atau meninggal dunia, maka jgn menikah lg.

        • adink al hamid 1 Agustus 2015

          owh trs klo dah 4 kli cerai trs g boleh nikah lg gtu….?
          mas ismail cba belajar lg tentang sunnah dan hadist” terutama tentang poligami biar faham juga maksud ayat al-qur’an nya tolong di pelajari lg..
          itu kitab Allah bukan novel jngn di bikin seenaknya

        • rizal 14 Agustus 2015

          Ga ada masbro manusia manapun yg bisa adiiil. Kalo bisa massa nandingin Alloh jadinya. Koplak ente

    • rizky 31 Juli 2015

      Hahahaha, baca dalilnya mas. Klo bukan sunnah apa dong? Hahahaha

    • rizal 14 Agustus 2015

      Lucu gw mah sama ni orang bisa ngambil kesimpulan dari komenan orang ga jelas. Mui aja butuh kesepakatan buat mutusin sesuatu. Yg ilmu agamanya lebih lg dibanding kebanyakan orang. Hebat bsru nemuin ane orang hebat gini.

  • Ricky 30 Juli 2015

    Dasar da’i sesat…!! Otak kebanyakan pil koplo ya gt itu pemikirannya.
    Yg ndengerin org ini ya sesat jg. Wong edaan…!!

    • abdullah 31 Juli 2015

      poligami itu tetap sunnah akhi..semua perbuatan, perkataan, ketetapan nabi itu sunnah semua….apalagi menikah adalah ibadah..tentu Nabi ngasih jalan dengan mempraktekannya,bahkan Al-Qur’an perintahnya nikah lah dua, tiga, empat, tapi kalo takut “pengecut” bila ga mampu berbuat adil..ya satu saja..artinya pintu utama itu minimal nikah ya dua, tiga, empat, sedangkan pintu emergency bagi yang gak mampu2, dan yang pengecut ya satu saja

    • rizky 31 Juli 2015

      Pasti bukan muslim kan? Nih aromanya klo bukan syi’ah kayaknya JIL y?

      • Ismail Abdullah 31 Juli 2015

        Bukan persoalan aliran ini Mas Bro, Jujur Saya sebagai laki2 tdk munafik klo banyak istri mau saja Saya. Tp kembalikan ke korban. Mau tidak Ibu Anda atau saudari bahkan anak perempuan anda di poligami jadi istri ketiga atau ke empat…..? Jikalau anda setuju dengan itu, saya doakan semoga itu terjadi dalam keluarga anda.

        • Rachmawati 5 Agustus 2015

          Ketika kita mempunyai keinginan lalu bisa menahannya, knapa itu dianggap munafik?? Itu namanya pengendalian diri trhadap hawa nafsu mas ..
          Tidak semua dpt melakukan pengendalian diri, kalau sangat amat sangat tidak bisa sangat untuk mengendalikan diri sendiri ya nambah istri saja..

  • Mulyana 30 Juli 2015

    Bukan Ajaran yg salah… karena itu tercantum dalam Al Quran yg merupakan Kalam Alloh SWT ….. tetapi kebanyakan org dgn sedikit ilmu agama dia menjual ayat untuk kepentingan syahwatnya… itu yg salah…. dan wajib dipersalahkan… tetapi dgn keilmuan agama yg baik Insha Alloh… akan menjadi kebaikan… Maha Benar Alloh Dengan segala Firman Nya…

  • akhirzaman 30 Juli 2015

    fatazawwaj, fainna khoiro hadzihil ummaty aktsoruhaa nisaan.
    “sebaik baik umatku adalah yang paling banyak istrinya”

    taadud adalah mubah pada dasarnya.kemudian bisa menjadi wajib, mustahab ,makruh dan haram sesuai illat masing2.

    tidak ada larangan atas poligami.pun hukum ini tidak berubah mengikuti zaman, jika berubah maka sama artinya menganggap bahwa Alqur’an jg bisa tdk dapat digunakan.

    Dalil poligami diikuti bukan karena kekhususan sebab, tapi karena keumuman makna.misal ada yang beranggapan hanya berlaku di zaman Rasulullah, karena di zaman Rasulullah begini begitu,sedang di zaman ini tidak sama.

    pernyataan seperti ini tdk bisa diterima.hanya mengikuti perasaan.

    baiknya baca buku”wanita sholehah memandang poligami”

    Allah Maha Tahu sesuatu maka Ia ijinkan polygami.Allah Maha Kaya, Dia nnntinya yang akan memampukan seseorang.

    Sahabat zaman Rasul aj yang terkenal zuhud aja bisa poligami, knp kita tdak?

    • rizky 31 Juli 2015

      Kalau bisa hadisnya diperjelas perawinya mas

  • Soulmatenya Istri 30 Juli 2015

    Jadikan poligami itu bak pintu darurat dipintu pesawat. Selain itu menurut saya berbau syahwat. Komentar Arifin Ilham :Dua istri akur itu jauh lebih baik dari satu istri tapi ribut terus, menurut saya salah kaprah. Bagi saya istri bukan sekedar pasangan tetapi soulmate dimana keduanya sepakat bahwa dunia ini hanya boleh dinikmati oleh kita berdua tanpa kehadiran lelaki atau perempuan lain.

    • abdullah 31 Juli 2015

      poligami itu tetap sunnah ukhti..semua perbuatan, perkataan, ketetapan nabi itu sunnah semua….apalagi menikah adalah ibadah..tentu Nabi ngasih jalan dengan mempraktekannya,bahkan Al-Qur’an perintahnya nikah lah dua, tiga, empat, tapi kalo takut “pengecut” bila ga mampu berbuat adil..ya satu saja..artinya pintu utama itu minimal nikah ya dua, tiga, empat, sedangkan pintu emergency bagi yang gak mampu2, dan yang pengecut ya satu saja. hidup itu ngikutin maunya yang membuat kita hidup.. bukan ngikutin maunya kita..yang berhak punya ketentuan ya TUHAN..kita hamba ya nurut sajalah sama firmannya..tapi kalo tetep ga nurut juga sama firman Allah..ya sudah anda-anda pensiun dini saja jadi hambanya..

      • Ismail Abdullah 31 Juli 2015

        Semoga itu terjadi dalam keluarga anda.

      • Rachmawati 5 Agustus 2015

        Sunnah mas, sunnah.. boleh dilakukan boleh enggak. Pilihlah sampai 4 istri,Kalau tidak bs adil maka pilih satu aja.
        memang salah? jangan menjunjung tinggi minimal 2 istri tp menimbun diperbolehnya 1 istri juga. itu juga Firman Allah mas(kalo gak nurut pensiun aja hoho )
        *hargai monogami jugalah, masa orang gak mau poligami dianggap pengecut?? mereka hebat bs mengendalikan dirinya.
        Hati hati, jngn sampai bersikap sombong,merasa benar dan merasa berlaku sangat adil..

  • ummu aufa 30 Juli 2015

    Subhanallah….poligami adalah solusi, karena islam sudah sangat sempurna mengatur kehidupan manusia. Perlu diingat, “jika kamu takut tidak akan bisa berlaku adil” nah ….bagaimana caranya para suami menilai apakah dirinya akan bisa berlaku adil? Hmmm…. Para istrilah yg bisa menilainya sbg wanita yg selama ini mendampinginya. Tapi kalau alasan poligami karena “ga mau ikut libur”, malah gak sesuai sunnah dong…lawong alasan nabi berpoligami kan bukan itu…kalau mau menjalankan sunnah ya…jangan setengah2 dong…

  • alien 30 Juli 2015

    kenapa 2? kenapa gak 3? kenapa gak 4? biar lebih bahagia?

  • abdullah 31 Juli 2015

    pada intinya kaum wanita yang egois di muka bumi ini pasti pengennya hidup ini menurut maunya mereka..dan menurut hawa nafsu kesenangannya..sebab mana ada firman Allah yang memerintahkan begini”menikahlah kalian satu saja” tidak ada itu saya kira..kata2 maunya nikah sekali dan bahagia selamanya..itu adalah bahasa nafsu..seolah oleh hidup bisa dipesen kayak pesen satu mangkok bakso..jadinya hamba-hamba neh maksa2 nurutin maunya sendiri..sampe2 mendikte Allah..beginii..”suamiku yang baik ini harus menikah dengan aku saja..dan bahagia dengan aku saja..!!”alangkah egoisnya wanita2 ini.. padahal hidup itu kan yang bener ngikutin firman Allah..ngikutin kehendak Allah..ngikutin maunya Allah dari sejak A sampai Z..kalo manusia boleh ngatur dirinya sendiri yo repot..mosok yoo..sehari pesen nafas berapa liter.pesen..denyutan jantung pesen sekian kilo,..pesen kedipan mata sehari 5 kali aja..terus pesen istri yang langsing..cuantik..gini dan gitu..saya pikir hidup kayak gitu ga rilek..karna mau bikin capek sendiri padahal Allah ngasih perintah…” menikahlah kalian dua, tiga, atau empat wanita..tapi kalau takut”ga mampu adil” ya satu saja..artinya..jangan salah tafsirkan nikah lebih dari satu itu sudah pasti ngikutin nafsu..ngga begitu juga kali….malahan pintu utama nikahlah 2, 3, atau 4..kalo darurat ga mampu banget fisik, mental, material ya.satu saja…toh satu ga habis..wek wek weww.

    • Ismail Abdullah 31 Juli 2015

      Semoga Ibu Anda di jadikan Istri ke empat….! Amiiiin…..

    • Rachmawati 5 Agustus 2015

      mau nanya mas, menambah istri itu katanya mas tdk mengikuti nafsu, lantas apa yg membuatmu jadi nambah istri?
      poligami kok kesannya wajib banget buatmu, sunnah lho itu… diperboleh kan satu istri juga tapi kamu sendiri terkesan menolak Firman Allah.. weww

  • hilyathul wahid 31 Juli 2015

    Pilogami itu sunah .klw ibuk gk suka yg gk apa apa..klw laki laki sanggup karna ibadah (lakukan) ingat jangan sampai akal kita mempengaruhi kehidupn tanpa dalil yg jelas..poligami kan ada tuh dalilnya klw gk mw situ golongan islam mana neh……

    • Ismail Abdullah 31 Juli 2015

      Saya mau nanya, Istilah Poligami dalam Islam apa, itu tdk ada. Poligami itu bukan bahasa AlQuran.

  • dea 31 Juli 2015

    ada gak sih lelaki yd tadinya bujang, kemudian menikah dengan gadis. sebelum usia pernikahan mereka 1th si suami poligami. Pernahkah ada kasus demikian? sy pengen tau…

    • raeder 24 Agustus 2015

      ada bahkan banyak…tetangga saya poligami jarak 1 minggu dg istri pertama

  • hendy 2 Agustus 2015

    Yang mau poligamo silahkan!!! Buat ibu ibu yang tidak suka bila suaminya poligami ya cari suamo baru

    • Rachmawati 5 Agustus 2015

      Nah, menambah menikahi satu wanita tapi membiarkan satu wanita menjadi janda…
      (Niat awalnya menolong wanita tapi dilupain karna wanita baru)

  • Nisar 2 Agustus 2015

    Logika ngaco ! Bagaimana kalau saya balik, satu aja ribut terus gimana kalau dua ?

  • asep hudri 3 Agustus 2015

    Astagfirullah..
    Kita semua bersaudara jauhi perdebatan.
    Salam silaturahim 🙂

  • Hidayatulloh 3 Agustus 2015

    Yang saya ketahui..:
    1. Betul poligami itu dibenarkan dalam Al Qur’an dan diperintahkan Alloh swt tapi dengan syarat dan ketentuan yang berlaku (S&K : Adil) tapi di ayat yang lain Alloh swt menyatakan bahwa pada dasarnya manusia tidak bisa bersifat Adil, jadi silahkan tafsirkan sendiri,
    2. Poligami memang sunah Rosul (yang dicontohkan oleh Rosul) tapi ingat dari 9 istri nabi yang janda dan anaknya banyak ada 8 istri, yang dinikahi pada saat masih gadis dan usiamuda hanya 1 orang) tujuan nabi menikah sebanyak itu karena tujuannya bukan semata-mata syahwat, tetapi untuk menolong dan menyebarkan ajaran Islam di kalangan akhwat (supaya tidak ada fitnah) karena tegasnya Islam dalam hubungan antara makhluk yang berbeda jenis yang bukan muhrimnya, kebiasaan-kebiasaan nabi bisa diketahui melalui istri-istrinya, bukan semata-mata nafsu syahwat, semakin banyak istri maka untuk nabi semakin baik, dengan catatan istri-istri yang dinikahi juga memiliki kesolehan yang tinggi, bagaimana dengan jaman sekarang, rata-rata istri kedua lebih cantik dan lebih muda, silahkan tafsirkan sendiri?
    3. Sunah poligami adalah sunah yang sangat jarang dibahas dalam Al Qur’an dan Al hadist, karena masih banyak sunah-sunah lain yang bisa menghindari nafsu syahwat dan menghindari pandangan dosa (contoh : puasa sunah) dan olahraga,
    4. Jaman sekarang yang selalu di expose, siapa yang melakukan poligami akur-akur saja? Biasanya ustad bukan da’i ya..kenapa? Karena mungkin kadar keimanannya melebihi kapasitas orang umum, jadi sumah-sunah yang lain sudah sering kali dikerjakan, artinya ada satu sunah yang belum dilakukan karena bukan sifatnya rutinitas tetapi emergency saja, yaitu poligami,
    5. Saya yakin, untuk jaman sekarang dengan adanya program KB telah mengurangi kualitas keturunan kaum muslimin atau berkurangnya generasi Qur’ani (secara volume) dan mungkin program KB juga merupakan propaganda dari yang lain untuk menekan eksistrnsi umat Islam, maka program poligami adalah solusi yang bisa membantu menjaga generasi Qur’ani tersebut, silahkan tanyakan kepada diri masing-masing?
    6. Timbulnya daerah prostitusi dimana-mana, yang dilegalkan, mungkin ini adalah akibat dari sulitnya melakukan poligami, benarkah? Silahkan tafsirkan sendiri,
    7. Terakhir…hanya istri sholehah yang mau di poligami dan hanya suami yang menjalankan sunah yang bisa menempatkan poligami dengan benar (bukan semata-mata syahwat).

    Note : saya setuju poligami yang benar sesuai syariat bukan syahwat semata tapi saya masih monogami karena saya belum bisa berbuat Adil.

  • latifah suryanto 3 Agustus 2015

    saya akhwat. alhamdulillah suami saya hanya punya istri saya. saya sudah menawarkan beliau tak mau katanya saya istri yang pertama dan satu2nya. dulu saya saat gadis sangat menentang poligami tp skarang saya mengerti poligami memang hukum allah dan sudah pasti baik. daripada selingkuh. keadaan setiap org beda. ada yg cukup kenyang dgn satu piring ada yang tidak. dan dari segi wanita ada yang bahagia dgn pernikahannya ada yang menderita. artinya memang betul jumlah pria sejati yang matang dan mampu bahagiakan pasangan jauh lebih sedikit daripada jumlah perempuan matang

  • latifah suryanto 3 Agustus 2015

    tapi gini…poligami ada karna darurat. dan sejarahnya zaman nabi orang orang menikahi wanita tanpa batas lebih dari 4. ketika islam hadir dibatasi 4 saja. itupun kalo sanggip adil. kalo nggak sanggup cukup satu

  • pasukan bosan duniawi 5 Agustus 2015

    Hukum taadud (poligami) diturunkan Allah SWT ada sebabnya.Banyak hal yg mengandung hikmah yg tidak kita ketahui, jangan sok tau. hanya Allah SWT saja yg Maha Tahu.

    kita-kita semua HANYALAH makhluk. sekali lagi saya katakan, hanyalah MAKHLUK. Di Mata Allah SWT yg menciptakan jagad raya, kita tidaklah lebih besar daripada debu.

    #Logika Allah SWT_diatas logikamu

  • m.fajar arifin 7 Agustus 2015

    menikahi untuk mengangkat derajat mereka kaum yg lemah/tertindas..dari segala segi..menikahi karena ALLAH &bukan karena yg lain??

  • m.fajar arifin 7 Agustus 2015

    wanita …paling bisa mnyembunyikan luka batin nya….?tiap tetesan air mata istri adalah dosa besar suami yg hrus di pertangung jwb kn kelak…???bahagia kn lah istri2 mu .lahir dan batin..???
    tidak ada 1 wanita pun yg mw di poligami…??jangan bermain dengan hati kaum wanita/dia ada lh kaum ibu…rosul pun lahit dari rahim kaum ibu/ibu ada lh kaum wnita..???

    • muasy 21 Agustus 2015

      Awalnya tentu saja berat….tapi kalau si wanita bertakwa dan memahami aturan agama…mereka pasti bahagia…

      • Dhini 16 April 2018

        Tergantung sepandai mana suaminya dlm mentarviyah istri dan anak anaknya. Istri minim ilmu agama, menutup aurat aja blm, sholat aja bolong2, jauh dr agama, suami gak ada membimbingnya, bagaimn bs dia menjadi istri yg taat?

  • M fatih 7 Agustus 2015

    Ana ga ada niatan tuk poligami bahkan tak terbersit sedikitpun, wlo istri ana seorang janda dan lbih tua tapi, KUDROTULLAH” kejadian pada ana berpoligami, bahkan istri yg minta dngan alasan kasian ga ada yg brtanggung jawab juga kasian anak2nya butuh sosok abi… Anapun awalnya bimbang dan ragu tapi setelah di jalani SUBHANALLAH…ada hikmah kebahagiaan didalamnya…

    • muasy 21 Agustus 2015

      Anda tak berpoligami karena anda lebih takut dg istri daripada sunah rasul

      • Dhini 16 April 2018

        Hrus pertimbangkan apakh mudharatnya lbih bsar dibanding maslahat nya, jgn poligami kalo ujung2 nya malah bercerai, nanti malah merusak nama baik poligami.

  • ade sulaeman 7 Agustus 2015

    Yg salah tuh yg memperdebatkan..

  • Cak Farid 8 Agustus 2015

    ALASAN RASULULLAH BERPOLIGAMI…….
    ——————————————-
    1. Nama : Khadijah
    Status : 2 kali janda
    Usia Dinikahi : 40 thn
    Usia Rasul : 25 thn
    Kondisinya : Pengusaha, Keturunan Bangsawan, memiliki 4 anak dari pernikahan sebelumnya, memiliki 6 anak dari Rasulullah..
    Alasan dinikahi: Petunjuk Allah, karena dia adalah wanita pertama yang memeluk islam, dan mendukung dakwah Nabi

    2. Nama : Aisyah ra
    Status : gadis
    Usia dinikahi : 11 tahun (tetapi tinggal serumah dengan Nabi setelah usia 19 tahun)
    Usia Rasul : 52 tahun
    Kondisinya :
    Cantik, cerdas, putri Abu Bakar Ash-Shiddiq…
    Alasannya :
    petunjuk Allah (lewat mimpinya 3 malam berturut-turut)…
    hikmahnya :
    Rasulullah mengajarkan tentang kewanitaan kepada Aisyah agar disampaikan kepada para umatnya kelak. Aisyah banyak meriwayatkan hadits dari Rasulullah yang disampaikan pada umat.

    3. Nama : Saudah binti Zum’ah
    Status : janda
    Usia dinikahi : 70 thn
    Usia Rasul : 52 thn
    Kondisi :
    Wanita kulit hitam, janda dari sahabat nabi yang menjadi perisai Nabi saat perang. Memilih 12 anak dari pernikahan dengan suami pertama…
    Alasannya :
    Menjaga keimanan Saudah dari gangguan kaum musyrikin

    4. Nama : Zainab Binti jahsy
    Status : Janda
    Usia dinikahi : 45 thn
    Usia Rasul : 56 thn
    Kondisi :
    Mantan zaid bin Haritsah…
    Alasan :
    Perintah Allah bahwa pernikahan harus sekufu, Zainab adalah mantan istri anak angkatnya Rasulullah. Sekaligus menginformasikan bahwa anak angkat tidak bisa dijadikan anak kandung secara nasab. Maka istrinya tetap bukan mahrom untuk ayah angkatnya. Jadi boleh dinikahi.

    5. Nama : Ummu Salamah
    Status : Janda
    Usia dinikahi : 62 thn
    Usia Rasul : 56 thn
    Kondisi :
    Putri bibi Nabi, seorang janda yang pandai berpidato dan mengajar…
    Alasan :
    Perintah Allah untuk membantu dakwah Nabi…

    6. Nama : Ummu Habibah
    Status : Janda
    Usia dinikahi : 47 thn
    Usia nabi : 57 tahun
    Kondisi :
    mantan istri Ubaidillah bin Jahsy, cerai karena suaminya pindah agama menjadi nashrani…
    Alasan :
    Untuk Menjaga keimanan Ummu Habibah agar tidak murtad…

    7. Nama : Juwairiyyah bin Al-harits
    Status : Janda
    Usia dinikahi : 65 thn
    Usia Nabi : 57 tahun
    Kondisi :
    Tawanan perang yang dinikahi oleh Rasulullah, tidak memiliki sanak saudara, dan memiliki 17 anak dari pernikahan yang pertama….
    Alasan :
    Petunjuk Allah, memerdekakan perbudakan dan pembebasan dari tawanan perang dan menjaga ketauhidan..

    8. Nama : Shafiyah binti hayyi
    Status : 2 kali janda
    Usia dinikahi : 53 thn
    Usia Nabi : 58 tahun
    Kondisi :
    Wanita muslimah dari kalangan yahudi bani nadhir, memiliki 10 anak dari pernikahan sebelumnya…
    Alasan :
    Rasulullah menjaga keimanan shafiyyah dari boikot orang yahudi…

    9. Nama :Maimunah Binti al-harits
    Status : Janda
    Usia dinikahi : 63 thn
    Usia Nabi : 58 tahun
    Kondisi :
    Mantan istri Abu Ruham bin Abdul Uzza
    Alasan :
    Istri rasulullah dari kalangan yahudi bani kinanah. Menikah dengan rasulullah adalah untuk menjaga dan mengembangkan dakwah di kalangan bani nadhir…

    10. Nama : Zainab binti Khuzaimah
    Status : Janda
    Usia dinikahi : 50 thn
    Usia Nabi : 58 tahun
    Kondisi :
    Seorang janda yang banyak memelihara anak yatim dan orang yang lemah di rumahnya. Mendapat gelar ibu para masakin…
    Alasan :
    Petunjuk allah untuk bersama2 menyantuni anak yatim dan orang lemah..

    11. Nama : Mariyah Al-Qibtiyah
    Status : Gadis
    Usia dinikahi : 25 thn
    Usia Nabi : 59 tahun
    Kondisi :
    Seorang budak yang dihadiahkan oleh raja muqauqis dari Mesir…
    Alasan :
    Menikahi untuk memerdekakan dari kebudakan dan menjaga keimanan mariyah

    12. Nama : Hafsah binti umar
    Status : Janda
    Usia dinikahi : 35 thn
    Usia Nabi :61 tahun
    Kondisi :
    Putri sabahat Umar bin Khattab. Janda dari Khunais bin Huzafah yang meninggal karena perang uhud…
    Alasan :
    Petunjuk allah . hikmah : hafsah adalah wanita pertama yang hafal alqura’an. Dinikahi oleh rasulullah agar bisa menjaga keotentikan Al Qur’an…

    Semoga bs jadi tambahan ilmu dan referensi serta sudut pandang yg berbeda.

  • Hamza 8 Agustus 2015

    Kalau mampu secara materi untuk berpoligami lebih baik memberikan materi tsb ke pemuda yg memang telah ingin menikah lantas terkendala di materi (pemuda tsb adalah pemuda yg betul2 dalam jalan Allah SWT). 2 keuntungannya yg pertama itu membantu sesama muslim utk menikah dan yg kedua menjaga kehormatan wanita).

    • Abdillah Bobie 8 Agustus 2015

      بسم الله الرحمن الرحيم
      Wah pada rame ya kalau bahas masalah menikah atau poligami, memang suatu yg sakral daj in sya Allah akan dialami oleh semua insan, mksudnya menikahnya, kalau poligami mungkin hanya orang orang tertentu.
      Maaf ini mbak mbak dan mas mas yg baik hati. Izinkan saya untuk ikut diskusi ya.
      Begini lho sebelum kita menanggapi tulisan Ust. ARIFIN di atas hendaknya baca baik baik dgn seksama, jgan langsung koment krna keinginan hawa nafsu pribadi saja.
      Betul memang bagi kaum Wanita Poligami itu menyedihkan. Tapi ingat ini masalah syariat. Jgan pernah meremehkan ibadah Sunnah. Krena definisi Sunnah itu “apabila dikerjakan mendapat Pahala, apabila ditinggalkan akaj merugi” ( yg ngajinya tuntas pasti paham dgn definisi saya, tpi klo yg tau cuma dari buku fikih pinggir jalan, pasti akan menyalhkan definisu saya, hehehe gpplah itu urusan anda)
      Ust. Arifin melakukan poligami itu setelah melakukan sekian sunnah dan beliau melakukan poligami ibarat ingin menyempurnakan sunnah sunnah Rasulullah SAW.
      Jadi salah besar kalau niat poligami hanya untuk kesenangan pribadi.
      Dan kata siapa Rosulullah hanya berpoligami kepada janda janda?
      Setelah Khodijah R.A wafat beliau menikah dgn seorang janda memang, tapi setelah beristri janda tersebut. Baru Rasullah menikah dgn Seorang perawan yaitu Ummahatul Mu’miniin Syayyidah ‘Aisyah R A. (Mangkanya baca Shirohnya yg lengkap, jgan main salah salahin orang aja, apalgi sampai menentang poligami, kan sama aja menentang sunnah Rasul)
      Jadi intinya sah sah saja kalau ada yg berpoligami dgn seorang perwan ting ting. Tapi yaitu harus tetap dalam konteks aadil.
      Jadi kalau anda yg membenci POLIGAMI hanya dalam koridor cemburu anda salah besar, dgn dalil tidak ingin cintanya dibagi, ingat POLIGAMI jauh lebih baik daripada suami anda selingkuh, dan anda yg mengikhlaskan suami Anda berpoligami akan mendapatkan ganjarang besar di sisi Allah.
      Tapi Ingat!!! Orang yg paham POLIGAMI belum tentu akan melakukan POLIGAMI.
      JADI HILANGKAN PRASANGKA BURUK ANDA TERHADAP SIAPAPUN YG MENDUKUNG , karena semua itu hanya akan menjadi ladang dosa untuk anda.
      Wallahu a’lam.

  • Yanto 79 8 Agustus 2015

    Poligami Adalah Surga yang Dirindukan, Sebuah Jawaban –

    Apa ada yang salah dengan poligami? Satu kata yang begitu gurih untuk diperbincangkan, dipergunjingkan dengan memberi sampel nama-nama ulama. Dikampanyekan dengan seruannya “poligami itu nista, menimbulkan luka”. Dikampanyekan melalui suara riuh rendah dalam film, seruan ramai-ramai seakan bilang “katakan tidak pada poligami”. Benarkah Istana Kedua itu Surga yang Tidak Dirindukan?

    Lalu usai nonton tentang riuh rendah “antipoligami” muncul deretan pertanyaan yang menyusul, yang ditujukan kepada yang sepakat akan syariat.

    1. Tentang “adil” dalam poligami. Kalau tentang perasaan atau hati tentu Rasulullah juga bukan orang yang adil tentang istrinya bukan?

    2. Rasulullah setia dengan Khadijah selama 28 tahun, baru kemudian poligami. Nah, kita yang pengikut? (kita?)

    3. Sebenarnya bosan dan jengah dengan pernyataan “kalau mau poligami sono gih sama janda-janda yang renta seperti Rasulullah, bukan dengan perempuan yang lebih muda dan lebih cantik dari istri pertama. Itu mah nafsu doang!”

    4. Itu si penulis kenapa mengkoarkan yang sebenarnya “ngga apa” dalam Islam. Padahal masih banyak permasalahan bangsa ini dari sekadar hal yang “bukan apa-apa”. Mungkin seks bebas, zina dan lain sebangsanya bukan tema yang seksi.

    5. Nah, ukuran poligami yang happy story seperti apa?

    Baiklah, puan tuan. Semua harus didudukkan dalam kerangka syariat saja. Jadi clear dan tidak main perasaan.

    ‬1. Adil dalam poligami = adil yang bersifat tangible, fisik/tampak. Misalnya : membagi waktu/malam, nafkah, hadiah, etc. Soal perasaan memang tidak bisa adil, tidak dosa.

    2. Rasulullah tidak poligami era Khadijah bukan sebuah sunnah yang masyru’.

    Sama halnya apakah nikah usia 25 itu sunnah. Wafat usia 63 juga sunnah. Andai itu sunnah masyru’iyyah, maka para sahabat lebih dahulu mempraktikkannya. Kenyataannya? Tidak.

    3. Faktanya: istri nabi ada yang cantik dan muda. Walau kebanyakan janda renta.

    Nikah karena nafsu?

    Bukankah hadits mendorong nikah pemuda demi menjaga kemaluan dan kehormatan?

    Bahasa haditsnya vulgar: aghoddu lil bashor wa ahshonu lil farj. Bayangkan, soal kemaluan disebut-sebut..

    4. Poligami sudah lama jadi pintu tasywih ‬yang seksi buat kaum liberalis. dan feminis. Seakan mereka happy nemu “kelemahan” Islam dan akan terus dieksploitasi.

    5. Happy story: anak istri taat, sholeh, mujahid.

    ‬Keluarga “bahagia” tapi tidak menghasilkan anak-anak sholeh dan keluarga yang taat agama apalagi mujahid adalah sia-sia belaka.

    Tapi keluarga penuh dinamika seperti Asma binti Abu Bakar dan Zubayr bin Awwam lebih mulia karena mereka tetap istiqomah dalam jihad dan melahirkan keturunan-keturunan pejuang.

    Paradigmanya beda sekali dan mendasar.

    Seorang kawan penulis bercerita, adik ibunya masuk kristen, suaminya dulu pura-pura masuk Islam dan balik kristen lalu berhasil membawa istri dan anak-anaknya murtad.

    Metode sederhananya hanya menjadi suami yang amat penyayang keluarga dan “setia”. Apakah setia itu tentang “satu”? Apakah “dua” atau “tiga” bukan setia? Jika mengangguk iya, berarti Rasulullah tidak setia? Anda tahu jawabnya.

    Jika pelan-pelan menggerogoti yang sebenarnya sudah jelas hukumnya, bukan tidak mungkin syariat lain akan dibonsai, oleh mereka yang kerdil.

    Wallahua’lam. (Paramuda/BersamaDakwah)

    Tulisan hasil diskusi dengan praktisi poligami.

  • yuli indra 14 Agustus 2015

    Poligami itu memang diperbolehkan,, tapi sebelum melakukan poligami cobalah tanya anak, apakah anak setuju jika ayahnya menikah lagi dan mempunyai ibu baru.. kalau saya pribadi sebagai anak tidak setuju kalau ayah saya menikah lagi .. sekali lagi poligami itu sunah dan bukanlah suatu kewajiban,, dan banyak jalan menuju surga, tidak hanya melalui poligami.. dan jika banyak air mata mengalir karena poligami, apakah itu bukannya menjadi dosa padahal yang diharapkan adalah pahala..

    • Aliya 26 Oktober 2015

      Mba Yuli yang saya cintai, apakah airmata akan mengalir hanya karena poligami? bagaimana jika diselingkuhi?! tentu tidak mau untuk keduanya bukan, tapi ALLAH maha tau untuk hambanya. boleh tidak suka dengan poligami tapi tidak untuk di benci, ALLAH saja yang bisa membolak balikan hati manusia, jadi kita gak akan pernah tau apa dan bagaimana kita kedepannya nanti. lebih baik intropeksi diri, belajar untuk menambah ilmu agama islam lebih dalam lagi itu yang terpenting, daripada kita menentang atapun menolak poligami toh di perbolehkan Allah.

      • Gerry 29 Mei 2016

        Dag nabbit good stuff you whspaersnppperi!

      • car insurance 5 Juni 2016

        I personally donÂ’t believe in global warmingÂ… its not doing anything it just Earths cycle. IÂ’m tired of hearing this global warming crap. It was a lot worse than what people are telling you what is going to happen before.

  • rizal 14 Agustus 2015

    Jir beberapa penyusup/ pengecut ada disini. Make identitas muslim lg ngok. Ente ga berguna ya jadi manusia sampe make identitad lain mending jangsn cuma identitasnya aja tp hati ente juga diganti. Jadi muslim. Apa baik jadi seorang pengumpat? Nah loh

  • Ron 17 Agustus 2015

    Ni yg komen Udah pernah gak poligami???
    Orang yg poligami kok anda2 smua yg sewot…

  • Abank 17 Agustus 2015

    Wahai para kaum Hawa.
    Silahkan berargumen sesukanya.
    Itu semua akan dipertanggung-jawabkan kelak.
    Ingat, sabda Nabi SAW tntg jumlah wanita lbh bnyk di akhir zaman dan juga paling bnyk yg mnghuni neraka.
    Apapun argumen kita, Allah sudah jelas “membolehkan” poligami utk kaum pria. Terlepas dari kaum pria yg menyalah-gunakan sbgaimana TS dr komen2 diatas yg mnyatakan bhwa poligami hnya brdasarkan hawa nafsu pokoknya INTINYA adalah Allah “membolehkan” poligami-nya. Bukan membolehkan perbuatan merusak/zalim dsb. Jika anda sbgai wanita tdk ingin dimadu, itu adalah pilihan Anda. Tentu tak mngkin ada pria yang “memaksa” anda utk dipoligami. Tp jika sikap anda “keras” tidak suka/ tidak setuju tntg “dibolehkannya” poligami, bertaubatlah dan lbh baik tak angkat bicara jgn smpai lisan anda menentang ayat Allah yg sudah “jelas2” membolehkan pria yg ingin berpoligami.

    • Aliya 26 Oktober 2015

      saya perempuan tapi saya sangat setuju dengan nasehat anda pak Abank

  • Ulul Albab 20 Agustus 2015

    Mau poligami ,Si Suami harus benar benar Melihat kemampuan diri dulu . Entah itu secara jasmani atau rohani. Supaya tdk berlaku aniaya . memang dalam Surat Annisa ayat 3. dibolehkan Tapi lihat Surat Annisa ayat 129 Kalian tidak dapet berlaku adil diantara istri 2 mu walaupun sangat ingin berbuat demikian karena itu jangan kamu terlalu cenderung kepada yang kamu cintai sedang yang lain terkatung katung. Ibaratkan , Punya satu istri seperti punya satu pekerjaan atau kuliah . Kalo 2 istri berarti 2 pekerjaan atau 2 kuliah ditempat yang berbeda . permasalahannya poligami seperti tanggung jawab jangan Main main ……

  • raymon 21 Agustus 2015

    Kenapa yg dimasalahkan poligami ya…..terutama para ibuk2…kelihatannya anda lebih suka suami anda jajan diluar dan bawa penyakit pulang….diantara penyebab munculnya PSK…selain tuntutan ekonomi tentu saja tuntutan bawah pusar…saat malam dingin…saat ia ingin didekap lawan jenis…tdk ada suami yg ia punya…pdhl hubungan badan adalah fitrahnya sebagai manusia….sungguh egois wanita akhir zaman….tdk hanya materi yg ia kejar ia juga tamak dg suaminya…

  • mualaf 21 Agustus 2015

    Saya seorang suami dg seorang istri yg cantik…memiliki anak2 yg menyenangkan…hubungan rt nyaman begitupun hub. Ranjang…penghasilan alhamdulilah lebih dari cukup…namun ada keinginan yg kuat dihati saya utk berpoligami…tujuan saya bukan utk urusan nafsu…sebab saya cukup puas dg layanan istri…alasan saya menambah istri karena sangat miris melihat byknya perempuan lewat usia blm memiliki suami…pdhl fitrahnya sbg manusia ingin disayang…dilindungi…dinafkahi…siapakah yg bertanggungjawab dg beban mereka….berdosa rasanya kita membiarkan saudari kita sesama muslim menderita disaat kita bersenang2 dg keluarga…disisi lain Rasulullah jg memberi contoh bagaimana melindungi perempuan2 yg membutuhkan kasih sayang…seorang istri seharusnya berbahagia punya madu…karena akan mengurangi bebannya dalam banyak hal…dan sesuatu yg bersatu akan membuat mudah apa yg dikerjakan..wanita2 yg memprotes ini adalah wanita terkontaminasi pemikiran barat dan anda harus sadar azab Allah sgt pedih

    • rusma 8 Februari 2016

      Istrinya sudah restu masnya poligami?

      • Dhini 16 April 2018

        Memang tdk ada hukum syar’i sah nya poligami harus ada izin istri pertama. Tetapi harus kita akui, yg menentukan harmonis tdk nya poligami, berhasil tidaknya poligami, adalah kerelaan dan kesepakatan dr pihak istri. Kita bs jdikn ust. ARrifin sbg contoh, poligami yg dijalaninya harmonis, hub istri pertama dg istri yg lain akur, itu krn istri pertama beliau sdh di tarbiyah oleh suaminya, sehingga rela dg poligami suaminya. Betapa banyak kita lihat oknum yg memaksakn diri berpoligami pd hal mereka blm berhasil mentarbiyah istrinya sehingga istri tdk setuju, ujung2nya cerai, klau tdk cerai ya rumah tangga nya dihiasi oleh pertengkaran, baik antra istri2, atau antara suami dan istri, tdk ada ketenangan di dlm nya.

  • raeder 21 Agustus 2015

    Saya sangat suka Poly….spt polygon…polybag…polytron….pokoknya Poly…amat berguna

  • Ihar 21 Agustus 2015

    Asallamualaikum.wr.wb.
    Awal baca nasehat pa.utd…eh ke bawah baca”coment2 apa G ngerti aku mah….siapa yg polyball….¿ siapa yg jalani polytron….¿ knpa yg diributin polygaminya…klw G mau polygami ya udah knp koar disini….”sono ma pasangan masing …ghitu z ko repot.
    Klw yg mau polygami …istrinya setuju knp G….
    Noh… ada pengacara istri 10…bahkan ada yg suami punya istri lebih banyak dr 10….biasa z…yg jlni jg biasa nah loo…ribet ih…giliran USTAD polygami keluar dech argumen religius..argumen perasaan segala …macem…..bw dalil hadist..sejarah cape dech… ngetiknya…
    Wasalamualaikum.wr.wb.

  • Erica Florentia 24 Agustus 2015

    Assalamualaikum Wr.Wb
    Intinya semua adalah ketetapan Allah SWT yg manusia tdk dapat mencegahnya. Suami atau istrimu bukanlah milikmu tapi adalah titipan dari Allah SWT. Ketika Allah SWT ingin mengambil kembali atau membaginya dengan saudarimu yg lain toh Allah SWT tak pernah bertanya apakah Engkau ridho dengan ketetapan-Nya. Allah Maha Mengetahui atas segala sesuatu.

    • Aliya 26 Oktober 2015

      waalaikkumsalam Wr.Wb.
      ukhti Erica saya sangat setuju sekali dengan anda, jodoh,maut,rezeki, Allah yang mengaturnya dan itu udah di catat waktu kita di tiupkan ruh, jadi seandainya suami kita punya istri lagi mungkin ini sudah ketetapan Allah untuk kita. dan kita manusia hamba Allah harus bisa ikhlas menerima taqdirNYA.

  • sandy 24 Agustus 2015

    Yang munafik itu.. manusia anti poligami tapi diam2 selingkuh diluar.. yang penting tidak ketahuan istri dan bisa zina diluar semaunya.. mungkin keadaan seperti itu yang dimau manusia anti poligami.

  • gantini neni 27 Agustus 2015

    Di karuniai 1 istri atau 2 istri yg penting ingat jalan nya harus benar niat nya jangan salah dan mampukan diri membawa yg 1 atau 2 ke surganya…..

  • hendi 27 Agustus 2015

    Assalamualaikum,,,wah rame yah klo udah ngomongin poligami,ada yg ngotot,ada yg naik pitam,sampe2 ada yg menjabarkan secara gamblang alasan rosul poligami,,menurut saya yg pro dengan poligami silahkan lakukan asal semua syarat’a terpenuhi toh poligami tidak diharamkan juga tidak diwajibkan,sedangkan yg tidak pro gak perlu marah karna gak semua laki2 mau poligami dan gak semua perempuan mau dipoligami.yg jelas masalah poligami adalah masalah niat hati dan Allah maha mengetahui setiap niat hati itu,bila baik niatnya maka ridha Allah yg didapatkanya tapi bila buruk niatnya maka Allah yg meluruskanya,,wallahu ‘alam bisawab
    @muasy
    Pandangan anda bagus sekali kpan2 kita bisa bertukar pikiran mengenai hidup

  • kampung pulo 3 September 2015

    Ustat ARIFIN.. bibi ane Janda, buruh cuci, anak 2 masih pada sekolah, rumah di kp. pulo di gusur. mw ga nolong dg NIKAH

    Ustat kan udah melakukan banyak sunah. tapi poligami yg nolong janda belom

    liat Ustat2 yg laen klo poligami kenapa pilih2 yg lebih muda ya..

  • kampung pulo 3 September 2015

    semasa hidupnya istri pertama Rasulullah,Siti Khadijah tidak pernah dimadu oleh Rasulullah

    sepeninggal Siti Khadijah, baru Rasulullah menikah lg

    kisah itu menurut saya termasuk hal yg musti diikuti klo mw poligami cara Rasulullah

  • kampung pulo 3 September 2015

    Ustat ARIFIN.. bibi ane Janda,
    buruh cuci, anak 2 masih pada
    sekolah, rumah di kp. pulo di
    gusur. mw ga nolong dg NIKAH

    Ustat kan udah melakukan banyak
    sunah. tapi poligami yg nolong
    janda belom

    liat Ustat2 yg laen klo poligami
    kenapa pilih2 yg lebih muda ya..

  • sweetalien 18 November 2015

    poligami si boleh boleh j, tp y itu td hrs sdh menjalankn sunnah2 yg laen dl, seperti kt ust arifin…lw suami na j blm bs menjalankn yg wajib sprti sholat 5 wkt…..gmn mo menjalankn yg sunnah. lelaki skrg ni menjadikn poligami sbg modus utk nafsu na.mrk tu memilih sunnah dr nabi muhammad tu yg enk2 na j sprti pny istri lbh dr satu…kn enk tu.tp sunnah yg laen g dikrjakn..sprti sholat dhuha, tahajjud, sedekah,jihad dll…boro2 itu semua…yg wjb 5 wktu j g! lw model laki2 na kyk gt, gmn istri na mau utk dipoligami….y mencak2 la si istri…cb suami na ibadah na uda bgs segala sunnah dilakukan, materi cukup bs berlaku adil…pst istri mengizinkn.

  • istiana 11 Desember 2015

    Para pelaku poligami hrs berilmu dulu…dlm hal ini ilmu agama…poligami ada dlm syariat islam

  • Vickrie 21 Januari 2016

    Ketika berbicara poligami, jangan kedepan kan hati duniawi anda…
    Karena nanti anda akan cenderung menyalahkan poligami, sedangkan poligami itu diperbolehkan, nauzubillah, jika anda menyalahkan poligami bearti anda menyalahkan Allah yg membenarkan adanya itu…
    Ketika berbicara poligami, nilailah individunya, bukan poligaminya, jika individunya memenuhi persyaratan seperti yang Allah terangkan di dalam alquran kenapa harus menyalahkan poligami…
    Setan memang selalu ambil andil terutama dalam hubungan berumah tangga :D, toh adam pun memakan buah khuldi karena godaan syaitan melalui perantara siti hawa :p… Jadi syaitan bisa saja menjadikan calon istri muda sebagai perantara, tetapi tidak menutup kemungkinan juga ia ada pada istri tua, terlebih lagi pada suaminya…so bijaklah dalam menilai

  • rusma 8 Februari 2016

    Nikah sunah, poligami mubah.. yang membuat istri masuk surga atau neraka bukan karena dipoligaminya, tapi karena sabar dan ikhlasnya dipoligami. Sesuatu yang di sabarkan adalah tentu sebuah musibah. poligami:musibah. istri yang tidak sabar karena dipoligami suami akan meraih neraka, dan suamilah penyebab neraka itu.
    Poligami bukan tinggal nikah istri 2,3,4.. suami harus menjujung adil yang tinggi, bagi laki2 berpoligami yang tidak adil (aniaya, curang) diakhirat akan dibuka aibnya oleh Allah SWT lo (dimiringkan badannya), laki2 yg berpoligami cenderung ke arah riya atau pamer, seperti yang dilakukan ust ini. Lancarnya proses poligami, tergantung pada istri 1, kalau ikhlas, restu wah Alhamdulillah surganya, tapi kalo istri 1 sudah tidak ikhlas, tidak restu, bukannya poligami, policerai yang akan terjadi. ingat, cerai perbuatan yg dibenci Allah SWT, dan penyebab cerai lagi2 adalah suami.
    ekonomi laki2 berpoligami juga musti matang sematangnya, *lalu ada yg nyahut, sahabat banyak yg miskin tp poligami* apa kalian para lelaki yg ingin berpoligami sudah berusaha mencari nafkah setangguh para sahabat?
    Poligami hanya dilakukan bagi yang yakin mampu, bukan yang percaya diri bilang mampu. Bagi suami yang tidak sanggup berlaku adil, AL-QUR’AN benar2 menganjurkan kalian menikahi satu orang wanita saja, bahkan budak.
    Ingat, balasan suami yang menyakiti hati istri itu sangat berat dan termasuk kedalam kategori mendurhakai istri. saat istri disakiti, tanpa sadar, suami juga menyakiti insan2 terdekat lainnya yang turut merasakan. Ah sebanyak itu yang ditanggung suami.
    Padahal menyenangkan hati istri walau dengan setangkai bunga saja sudah mendapat balasan pahala yang begitu besar, istri pun ridha pada suami. kenapa tidak bersama2 mengais pahala dari SEPASANG suami istri dengan ikhlas.. Kenapa harus merumitkan surga yang dijanjikan Allah SWT?

  • shanty 2 Maret 2016

    aku jg seorang istri yg di poligami..
    saya mengijinkan, karena saya tau. surgaku di telapak kaki suamiku. aku ikhlas se ikhlas”nya suami menikah lagi. karena saya mencintai suami saya. saya menikah demi alloh bukan demi appun.. jaminan surga atau bukan. hanya alloh yang tau hati kita.. kita sebagai seorang istri yang di poligami. hanya mendo’akan agar suami bisa menjalankan apa yang sudah menjadi keputusan suami.. karena kami istri” tau. bahwa suami kami tidak kaya raya. kami hanya mencari akhirat dan ikhlas menjalankannya.

    • Uncle Panjul 2 Juli 2016

      Mbak Shanty commentnya bikin Adem….

      Ingin berbagi Mbak…. Ini copy surat kiriman istri kedua yg baru saya nikahi 4 bulan yg lalu….

      Terima Kasih, Suamiku….

      Meski blm lama, terikat dalam ikatan suci pernikahan,namun telah banyak yang telah kau ajarkan untukku. Dan kini ijinkanlah aku mengucapkan terimakasihku, Suamiku…

      Terimakasih telah menjadi imam yang baik yang sangat mengerti dan memahami ” makmumnya”. Dengan cara yang indah kau “menahkodai” rumah tangga kita. Dengan sangat tenang kau menjadi guru bagiku tanpa memaksa dan menggurui.

      Terimakasih atas kesabaran yang kau berikan disaat aku sangat cerewet dalam segala hal, dari mulai urusan penting sampai urusan yang sangat sepele. kelakuanku yang terkadang seperti anak kecil,manja,terlalu sensitif yang hanya kau balas dengan senyum.

      Terimakasih ..istrimu, makhluk yang memang biasanya kurang akal, emosional dan bandel ini. Pernah terpikir olehku, kalaupun bisa, mungkin kau dapat memilih wanita yang lebih segalanya dari pada aku. Namun kau putuskan untuk menghabiskan sisa hidupmu bersamaku dan mengayomiku

      Terimakasih atas pengayoman  yang kau persembahkan dengan penuh ketelatenan dan ketulusan. Tiada protes apalagi kemarahan ataupun keluhan sebagai umpan balik dari semua itu, walau aku tahu kadang memang aku membuatmu marah dan pantas untuk dimarahi. 

      Terimakasih atas perlindungan yang kau wujudkan bagiku .Perlindungan hati dengan selalu menjaga perasaanku agar tidak tersinggung, dan Perlindungan raga dengan mengusahakan tempat berteduh bagiku.

      Terimakasih atas kemakluman yang selalu kau berikan tanpa henti dalam menghadapi apapun kekuranganku.

      Terimakasih atas apapun pemberian darimu yang kau berikan dengan penuh ikhlas dan sama sekali tidak pernah kau mencoba mengungkitnya.

      Terima kasih atas keluasan hatimu

      Terimakasih atas semua pengorbanan, waktu, tenaga, dan pikiran yang benar benar kau curahkan untukku.

      Terimakasih atas doa yang setiap malam kau panjatkan untuk kebaikanku dan masa depan kita

      Terimakasih atas keteladanan yang kau tunjukkan.

      Terimakasih atas dukungan yang kau berikan saat aku terpuruk dan mencoba bangkit kembali

      Terimakasih atas pengertian yang tiada pernah henti kau berikan dalam menghadapi istrimu, makhluk wanita yang memang agak rumit untuk dimengerti

      Suamiku..
      Betapa aku berterimakasih kepada Allah yang telah mencurahkan rahmat dan rejekinya kepadaku dengan memberikan pemberian yang istimewa sepertimu. Mungkin kata terimakasih memanglah tidak cukup untuk menggambarkan dan membalas semua yang telah kau berikan dengan ikhlas untukku  namun walaupun hanya ini, mohon terimalah ungkapan terimakasihku…

      Terima kasih suamiku….

      (Aamie)

  • Mas Joko 19 Maret 2016

    Poligami tidak wajib.
    Kalau menyakitkan wanita dan malah menghancurkan semuanya, maka jangan lakukan.
    Mengapa?
    Karena memang tidak wajib.
    Simple.

  • bibty 13 Mei 2016

    Jawaban sy :
    Percaya sm Allah
    Udh itu aja. 😄

    Krn kalau nnt pak Eck mungkin ada taqdir menikah lagi..ya berarti sdh taqdir beliau
    Kalaulah sy ditakdirkan menemani beliau dgn beberapa istri selain sy ,ya smg Allah kuatkan sy dan semakin taat sm Allah

    Kalaulah sy tdk sanggup, maka itu pula taqdir yg terbaik dr Allah Yg Maha Tahu Kesanggupan hamba Nya😊

    Kalaulah tidak ada taqdir nya beliau menikah lagi dan sy menemani beliau, maka smg pun tetap membuat ketaatan sy pd Allah selalu dan semakin bertambah dgn cara taat pd beliau dan mendampingi beliau dlm suka dan duka nya…mengharap keridhoan Allah

    saya istri ke 2 dari suami saya,
    dari sekian komentar bpk/ibu.. saya sangad tertarik dg konsep “adil” ..
    Tafadhol bagi suami yg ingin berpoligami, jika menurut istrinya dia sudah bisa berlaku adil,,
    Saya hanya memberi masukan kepada para istri yang suaminya berpoligami, bantu suami untuk bisa berlaku adil..

    Poligami itu takdirullaah,,
    Bagi kita para wanita.. yuk.. pahami konsep poligami,,
    Agar kita bisa menyampaikan keilmuan sesuai dg pemahaman keilmuan kita… bukan sesuai pendapat pribadi kita
    InsyaaAllaah,,

  • Wati 24 Juni 2016

    Segala sesuatau terjadi aku yakin kehendak Allah swt. Dan aku yakin agar suami tidak poligami. Salah satu caranya hanya satu yaitu minta pertolongan Allah swt dg slalu berdoa dann hanya mengharap pada pertolongan Allah swt

  • Nadinda 27 September 2017

    Poligami adalah takdir…

  • Dhini 16 April 2018

    Jangan mulai poligami dr chatting2 intim dg yg bkn mahram, takutnya terkena fitnah. Sm seperti awal nikah, mulai lah poligami dg taaruf syar’i, bkn dg telp2 atau sms an dg lawan jenis, hati2 bs jatuh kpd perbuatan mendekati zina. Tegaslah dg lawan jenis yg bkn mahram, pastikan dia sdh mendiskusiknnya kpd istrinya. Jika istrinya sdh sepakat, lanjutkn k lamaran, jgn mau dinikahi sirih, karena banyak kasus wanita yg nikah sirih lemah dlm perlindungan hukum negara krn tdk ada dokumen2 resmi pernikahan.

  • Dhini 16 April 2018

    Sebelum menuntut istri harus sholehah, hendaknya suami jg harus mendidik istrinya utk sholehah, dan pastinya hrus berkaca jg , apakah suaminya jg sholehah. Poligami butuh persiapan, tdk bs asal2 an dan hanya dg modal nekat. Klau dr segi ilmu agama dan finansial suami tdk sanggup, lebih baik puasa saja selagi istri haid seperti yg dianjurkan Rasulullah

Comments are closed.