Nikahi Gadis atau Janda, Pastikan Ia Miliki Satu Sifat Ini

Kesunahan menikah sebagai bentuk melakukan perintah Allah Ta’ala dan meneladani sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam akan tetap digapai oleh seorang laki-laki yang mempersunting gadis ataupun janda. Begitu pula dengan poligami yang tetap bernilai sunnah, pun jika istri kedua dinikahi sebelum istri pertama meninggal dunia, dan yang dinikahi seorang gadis.

Dalam pernikahan, ada hal yang lebih penting dari sekadar memutuskan untuk menikah dengan gadis atau perawan. Bahwa sebenarnya, calon istri yang gadis atau perawan (duda atau lajang) hanya dipermasalahkan di zaman akhir ini.

Dahulu, para sahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang mulia akhlaknya dan mumpuni ilmunya, sama sekali tak meributkan hal ini. Mereka memahami hakikat pernikahan sehingga melaksanakannya sebagaimana diperintahkan oleh Allah Ta’ala dan disunnahkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Allah Ta’ala berfirman,

“Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat.” (Qs. an-Nisa [4]: 3)

Kata thaaba (yang disenangi) berasal dari kata thayyib (baik). Dalam menafsirkan ayat ini, Drs Muhammad Thalib menyebutkan tiga makna; baik, hatinya baik, dan ya (sebagai kata jawaban). Secara istilah beliau menjelaskan, “Adalah sifat baik hati, akhlak, dan kepribadian perempuan yang yang membuat calon suaminya tertarik dan senang.”

Faktor akhlak (yang membuat seorang laki-laki tertarik) jauh lebih penting dari sekadar cantik, keturunan yang baik, memiliki jabatan, atau berasal dari keluarga tuan tanah. Sebab semua embel-embel duniawi bisa hilang seiring berlalunya waktu, atau raib dalam sekejap lantaran kecelakaan.

Akan tetapi, akhlak yang penuh pesona lantaran iman di dalam hati sang wanita calon istri Anda, itulah yang abadi. Sebab ianya dibentuk dalam masa yang lama, dan akan senantiasa tumbuh dalam naungan iman yang diberkahi.

Hendaklah hal ini menjadi perhatian serius untuk para laki-laki. Sebab sudah begitu banyak kasus cerai yang sebabnya karena berkurangnya kecantikan, hilangnya harta pasangan, dicopotnya jabatan, dan kehilangan-kehilangan duniawi lainnya.

Wallahu a’lam. [Pirman/Keluargacinta]

4 KOMENTAR

  1. Hm.. Bagi saya pribadi Gadis tuh memang Menawan kok, apalagi jikalau masih perawan,
    Akan tetapi Janda kan jelas lebih Menggoda. :p

  2. Duh,
    Explaining, comment ane tadi buat reply komen nya Sugi tp malah g di kolom reply
    So don’t misunderstanding.

    Good Buat artikel nya
    Hehe

Comments are closed.

Terbaru

Tips Mengelola Cemburu Agar Cinta Tak Terganggu

Bagaimana mengelola cemburu agar cinta tak terganggu? Cemburu adalah rasa yang pasti ada dalam jiwa manusia yang punya cinta. Sebab cemburu adalah...

8 Langkah Istri Jika Suami Mengalami Puber Kedua

Puber kedua memang ada. Ia bisa dialami oleh pria maupun wanita. Namun yang paling sering dijumpai, puber kedua ini terjadi pada pria.

Baca Ayat Kursi, Mimpi Buruk Pergi dan Bangun pun Lebih Pagi

“Ummi, Hamzah nggak mau mimpi.” Tiba-tiba anak ketiga kami mengadu. Waktu itu ia masih duduk di bangku Playgroup. Setelah ngobrol lebih lanjut,...

Meski Sudah Berkeluarga, Jangan Pernah Lupakan Ibu

Jika ada 1000 orang yang mencintaimu, akulah yang pertama.Jika ada 100 orang yang mencintaimu, akulah yang pertama.Jika ada 10 orang yang mencintaimu,...