Pernikahan

Sebaik-baik Umat Ini adalah Yang Paling Banyak Istrinya

Jangan marah jika anda baru membaca judul tulisan ini. Jangan pula langsung mencaci maki apalagi menuduh jahat kepada penulisnya. Jangan juga langsung menyetujui jika anda belum membaca hingga huruf terakhir.

Di dalam surat Ali ‘Imran [3]: 14, Allah Ta’ala berfirman,

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).

Wanita disebutkan sebagai salah satu kesukaan seorang laki-laki. Bahkan wanita ditempatkan di urutan pertama sebagai salah satu penekanan dan banyaknya laki-laki yang memiliki kecenderungan menyukai wanita dibanding kesukaan lain, seperti harta benda, kendaraan, emas, perak, dan sebagainya.

Wanita adalah ujian (fitnah). Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menyebutkan bahwa tidak ada fitnah yang lebih berat bagi seorang laki-laki dibanding fitnah kaum wanita.

Kabar baiknya, Islam memberikan jalan yang sangat baik kepada kaum laki-laki terkait fitrahnya ini. Ialah menikah yang merupakan salah satu sunnah nan mulia. Jika diniatkan untuk menjaga kesucian diri dan memperbanyak keturunan, tutur Ibnu Katsir dalam Tafsirnya, “Maka hal itu sangat diharapkan, dianjurkan dan disunnahkan.”

Nah, kaitannya dengan judul dalam tulisan ini, Imam Ibnu Katsir-lah yang mengutip sebuah hadits shahih ketika menafsirkan ayat 14 surat Ali ‘Imran ini.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Dan sebaik-baik umat ini,” lanjut Nabi, “adalah yang paling banyak istrinya.” Paling banyak dalam hadits ini maknanya tidak melebihi jumlah yang disyariatkan.

Senada dengan riwayat tersebut, Imam an-Nasa’i, Ibnu Majah dan Muslim juga meriwayatkan hadits serupa:

“Dunia ini adalah perhiasan. Dan sebaik baik perhiasan adalah wanita shalihah.”

Bagaimanakah kriteria wanita shalihah yang disebutkan dalam hadits ini?

Jika Dipandang

Laki-laki diciptakan dengan tabiat memiliki kesukaan visual. Maka mereka menyukai semua yang menarik dalam pandangan matanya; cantik, putih, lekukan simetris, proporsional, dan gambaran keindahannya.

Lalu, bagaimanakah wanita shalehah itu? Apakah ia merupakan sosok yang paling bening wajah dan dan kulitnya? Paling proporsional ukuran tubuhnya? Atau yang lainnya?

Ternyata, disebutkan dalam hadits ini, wanita shalehah ialah mereka yang senantiasa menentramkan jiwa (hati) saat dipandang (oleh suaminya). Selain menentramkan, seorang istri shalehah juga menyenangkan; senantiasa tersenyum, perkataan yang lembut dan santun, serta teduh tatapannya.

Jika Diperintah

Jangan pernah berpikir bahwa istri adalah pembantu yang bisa disuruh-suruh seenaknya sendiri. Memang, wanita shalehah adalah mereka yang taat ketika diperintah. Namun, ketaatannya itu terbatas hanya pada perintah suami yang sesuai dengan perintah Allah Ta’ala dan Sunnah Rasul-Nya.

Jika seorang suami mengajak atau memerintahkan untuk bermaksiat, maka seorang istri akan menyelisihinya dengan cara yang baik, kemudian mengingatkan suami agar senantiasa berada dalam syariat Allah Ta’ala.

Jika Jauh

Seorang suami-istri tidak selalu bersama. Adakalanya mereka terpisah jarak sebab kewajiban suami mencari nafkah atau keperluan jihad. Maka seorang istri yang shalehah ialah sosok yang menjaga diri dari maksiat saat jauh dari suaminya. Selai itu, ia akan menggunakan harta suami dengan cara yang baik; yaitu mengggunakannya untuk ketaatan kepada Allah Ta’ala dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

Semoga Allah Ta’ala menjadikan kita suami yang shaleh atau istri yang shalehah. Dan, sebaik-baik suami adalah mereka yang paling baik kepada istri, anak-anak dan keluarganya. Juga, mengutip hadits di atas, “Yang paling banyak istrinya.” Eh… [Pirman]

98 Comments

  • Siti Mukaromah 6 April 2015

    Hanya perempuan dungu yang mau di poligami…

    • Abu Muhammad 6 April 2015

      berarti sedungu-dungunya perempuan adalah istri Rosulullah, yg mau d poligami..

      sedungu-dungunya kitab suci adalah Al Quran, karena mengajarkan pololigami.

      hati-hati dengan ucapan, karena nanti akan datang hari pembalasan, yg mana ucapan anda bisa menjerumuskan anda kedalam Neraka

      • sundul langit 6 April 2015

        betul.. betul.

      • ode 6 April 2015

        Abu Muhammad.. kalau lihat nama anda sepertinya anda itu muslim.. tapi kalau lihat koment anda itu, sepertinya anda itu kafir.. hati-hati dengan perkataan seperti itu..

        • Abi abu 7 April 2015

          Saudaraku Ode…., jgn salah sangka….ucapan saudara kita Abu Muhammad adalah meledek saudari Siti Muqaromah….

        • Joe 24 April 2015

          Anda salah memahami ucapan Abu Muhammad

        • ribchan 25 Maret 2016

          Sptnya kamu yg tdk bs memahami bahasa/kalimatnya abu muhammad

      • ali 29 April 2015

        Hanya rosulullah yg dpt berlaku adil terhadap istrinya, bukan umat2nya,, setaat2 nya umat dia tdk akn menyamai rosulullah.
        Jd cuma rosul dn nabi allah yg dpt memiliki istri lbh dr 1. Bkn umatnya.

        • abu ramza 10 November 2015

          lupa kalau sahabat dan ulama juga melakukannya? anda menuduh sahabat tidak berlaku adil pada istri istrinya?

      • Dino 9 November 2015

        Shaheh

    • abu aisyah 6 April 2015

      kalimat yang ringan, tetapi bisa menyungkurkan pengucapkan ke lembah neraka.kalo anda belum sanggup jangan menghujat syariat

    • R pribady Idrus 6 April 2015

      Hati2 klu berucap klu mmg Anda Muslim.

    • Bang Izal 6 April 2015

      Hanya wanita dungu yg mau masuk neraka seperti kamu siti mukaromah…

    • Nur Laila 6 April 2015

      Setuju Cik Siti!!

    • haryoto 8 April 2015

      Perempuan yang tidak memahami syariat Islam.

    • Joe 24 April 2015

      Semoga anda tidak bermaksud untuk mengatakan para istri nabi dungu dan istri para orang sholeh dungu cuma karena mereka mau dipoligami.

    • den 29 April 2015

      berarti sedungu-dungunya perempuan adalah istri Rosulullah, yg mau d poligami..

      sedungu-dungunya kitab suci adalah Al Quran, karena mengajarkan pololigami.

      hati-hati dengan ucapan, karena nanti akan datang hari pembalasan, yg mana ucapan anda bisa menjerumuskan anda kedalam Neraka

    • Abdul rouf 8 November 2015

      Maaf mbk….klo seandainya anda bkn pelaku poligami,baiknya tdak menghina syariat ini….krn mau ga mau ini adalah hal yg dibolehkan,dan bahkan rosululloh melakukan ini….dan penghinaan terhadap syariat adalah dosa besar…

  • jimmydewasenyum 6 April 2015

    hadist jgn ditambah tambah ato dikurang,,, di hari penghisapan berat tanggung jawab nya….

  • abu aisyah 6 April 2015

    kalimat yang ringan, tetapi bisa menyungkurkan pengucapkan ke lembah neraka.
    kalo anda belum sanggup jangan menghujat syariat

  • Sofyan Rifai. 6 April 2015

    Setinggi tinggi nya dan se soleh soleh nya seorang istri adalah yg mengizinkan suami nya utk berpolygami demi Allah dan Rasul nya,serta menjaga sahwat suami nya dari berzinah.

    • hilda sujannah 12 April 2015

      ah jangan bilang poligami demi Allah dan rasulnya, rasul tidak mempoligami istri pertamanya, jangan sok sok an mengikuti sunah nabi yang berat itu karena nabipun menikah atas wahyu dari Allah bukan kayak laki laki zaman sekarang, manusia biasa sangat sulit sekali berbuat adil, kalo tujuan menikah hanya untuk menyakiti hati wanita dengan alasan poligami sunah rasul, apakah tujuan cinta sakinah mawadah warahmah akan tercapai?

  • Miko 6 April 2015

    Istri 1 aja blum punya Apa lagi 2.3.4.5
    🙂

  • Hexa Nova 6 April 2015

    #Abu muhammad, adalah sedungu dungunya manusia yang menghujah seperti orang bodoh. Karna anda tidak mengenal rosulullah dan alquran. Bertaubatlah… 🙂

    • Oni 6 April 2015

      Baca dulu komentarnya dengan lengkap dan cerna baik-baik. Jangan Salah Paham. Itu yg berkata “Hanya perempuan dungu yang mau di poligam” yg harusnya dijitak mulutnya…

    • Joe 24 April 2015

      pahami dulu lah ucapan Abu Muhammad..baca perlahan

  • alfi khalifah imamura 6 April 2015

    Bismillah wal hamdulillah.poligami itu kan perintah al-qur’an.kenapa musti di perdebatkan? Al-Qur’an itu kalamullah. ashdaqul qooilin(sebaik2nya perkataan).1huruf saja kita tdk mengimani Qur’an,maka dy termasuk murtad.hadits kan penjelas Al-Qur’an,jadi sandingkan Qur’an dgn Hadits.hati2 dlm berbicara,ingat salah satu pertanyaan imam Al-Ghozali kpd murid2nya,apa yg paling tajam di dunia ini dgn diri kita? Al-lisan(lidah),lebih tajam dari pedang.bisa menimbulkan permusuhan dan pembunuhan.istighfar saja.maaf bukan menggurui,hanya sharing saja.waallahu’alam.tlg koreksinya jazaakumullah.

  • Priyantohaya 6 April 2015

    @all: anda mungkin salah paham. Yg di maksud abu muhammad tentang comentnya itu, dia menjawab
    / melanjutkan sdri siti mukaromah. Shg dia bercoment yg arti dr comntnya siti mukaromah seperti itu.

    • Hamba Allah 6 April 2015

      shahih akh,,,
      mgkn perlu dfahami lg maksud abu muhamad 🙂

  • HambaAllah 6 April 2015

    #maksudnya Abu Muhammad itu menjelaskan kepada Siti Mukaromah… coba dibaca komentar Siti Mukaromah, “hanya perempuan dungu yg mau dipoligami” ,komentarnya aja terlihat tidak setuju kpda Al-Qur’an dan Hadits… komentar seharusnya tuh “hanya perempuan hebat yg mau dipoligami” …

  • cipoet 6 April 2015

    bnr tuh, abu muhammad komen ke siti.. Duuh.. Ngejudge aja bisanya..

  • mursyid 6 April 2015

    Semoga hidayah Allah buat kita semua.

  • rahmadsyah Angkat 6 April 2015

    Wanita sekarang takut di poligami karena takut miskin dan susah karena harta suaminya sudah dibagi dengan istri yang lain

  • hariyawan 6 April 2015

    betul….betul…hanya perempuan hebat yg mau dipoligami..

    • Nur Laila 6 April 2015

      Hanya perempuan otak nya senget mau berpoligami.

      • Jusron Permana 6 April 2015

        Hadeeh ini lagi

      • afnan 9 November 2015

        dan wanita mana yg akan rela manakala suaminya jajan dgn wil, indahnya poligami adalah menutup kemungkaran selingkuh yg kian marak,…

        nah loh…

  • jundullah 6 April 2015

    “pendapat abu muhammad untuk membantah, meluruskan dan menasehati pendapat siti mukaromah yag dianggapnya salah”.

  • Panji Pranowo 6 April 2015

    Meski bermaksud membantah apa yang dikatakan siti, namun demikian perkataan yang dikeluarkan Abu Muhammad secara bahasa, maknawi, maupun etika tetap kurang tepat. Dia bisa menggunakan kalimat yang lain yang lebih santun dan bisa diterima mereka yang memang memerlukan nasihat. Abu Muhammad tidak memberikan solusi, tetapi membuka front. Buktinya, banyak yang salah faham kan akhirnya. (Jika di-capture, dan dishare ke media sosial lain, sontak akan memicu kontroversi; dan mereka yang tidak senang dengan diin ini, akan tersenyum lebar). Wallahu a`lam.

  • Nur Laila 6 April 2015

    Ugama sex. Kawin empat…bergilir2 menyelak kain si UAI. eeee!! Bini pulak harus jaga kesucian?? HAHAHAHA! Aku bersyukur murtad kerana tersedar awal jijik nya ugama ini.

    • zai 6 April 2015

      Banyak perempuan simpanan memang xpernah selak ker? Sama lah tu cuma ikatan perkahwinan menjadikan lelaki lebih bertanggungjawab dengan wanita. Xlah abis manis sepah dibuang….

    • amir 9 April 2015

      maha suci Allah atas tuduhan orang-orang yang fasik .

    • abro 10 November 2015

      Astagfirullah. Bagimu agamamu dan bagi q agama q!! Antum g pantas berbicara sperti itu dan tidak diajarkan dismua agamapun tentang mengatakan jijik terhadap agama yg lain !! Pertanyaanx adalah!! Anda orang yg beragama ato tidak??
      Pernyaklah belajar baru koment!! Karna hakikat hidup adalah bersabar atas smua perkara baik dan smua perkara buruk yg menimpa qta!! Dan insya allah smua agama mengakarkan itu!!

    • torkismai 10 November 2015

      Emang agama anda apa

  • ummu arham 6 April 2015

    Kaya nya banyak yang salah paham dengan jawaban abu muhammad untuk siti mukaromah…
    @Nur layla…mulutmu harimau mu…

  • abdulallah bassam 6 April 2015

    SEBAIK-BAIK UMAT INI ADALAH YANG PALING BANYAK ISTRINYA (saya setuju ) yg penting jgn ampe lewat dari 4 (empat)

  • Zen 7 April 2015

    Mengapa yang diteladani hanya poligaminya?? Bukan sosok wanita yang akan anda nikahi??? atas dasar nafsu atau mengangkat derajat wanita??? Pahamkah anda dg istri2 Rosullullah itu seperti apa??? Cantik kah mereka???
    Dan satu hal lagi…..
    Lantas mengapa rosul melarang abu bakar untuk poligami atas anaknya rosul siti fatimah???

    • rahmad 27 April 2015

      zen kamu ngawur ………..kpn Abu bakar r.a mau kawin same Fatimah r.a ????

  • Zen 7 April 2015

    Ane setuju antum yg menghalalkan poligami karna memang islam tidak melarang. Tapi pertanyaan ini sering muncul di benak ane..
    ”atas dasar/niat apa antum berpoligami?? Syahwat…..atau mengangkat derajat kaum wanita??? Mau kah antum menikahi wanita seperti wanita2 yang dinikahi Rosullullah???? Dan bisakah antum Adil seperti adilya Rosullullah???”
    satu hal lagi….
    Mengapa Rosul melarang abu bakar berpoligami atas anaknya siti fatimah??? Apa alasan Rosulullah????

    • rahmad 27 April 2015

      bung zen … anda salah dalm sejarah ……….. pelajari lagi ………

  • hamba Allah 7 April 2015

    Mungkin disini ada terlewat, boleh poligami jika pria itu :
    1. bisa adil dalam memberi kebahagian lahir dan batin
    2. bisa adil memberi kasih sayang
    3. bisa adil membagi perhatian
    4. bisa adil menafkahi baik lahiriah dan batiniah
    5. bisa adil mendidik anak, memberikan cinta seorang ayah dan kasih sayang ke pada anak2nya,
    dan masih banyak lagi yang harus di fikirkan seorang pria sebelum berpoligami (mungkin kalian sebagai laki2 tau jawabanya untuk memenuhi kriteria nya) karena, jika semua itu tidak di penuhi berarti pria itu zalim kepada istri2 nya dan anak2 nya.

    • rahmad 27 April 2015

      kpd hamba allah ; anda bicara terlalu dgn akal dan fikran anda

  • nah buat ibu ibu di atas yang marah dan tidak setuju ternyqta belum beriman belum Islam ..belqjar agama lagi yang bener ya Bu.. 7 April 2015

    Yang perempuan comel komen asal bunyi itu memang dikau Non muslim..jangan pura pura murtad lahh..silahkan kau Zina sepuas puasnya karna agama kalian memang tak jelas sistem dan konsepnya..

  • Syarif 7 April 2015

    Hati-hati km dalam berucap abu muhamad km berkata seperti sekte Syiah. Alquran itu kalam Allah yang tiada cela atasnya. dan Istri-istri Nabi Muhammad saw, itu adalah orang yang paling berjasa dalam mensyiarkan agama islam.
    Poligami itu sesuatu yang dihalalkan apabila km mampu lahir dan bathin.
    Misal:
    – Apabila km mengetahui ada janda miskin yang mempunyai anak sedangkan hidupnya serba kekurangan, km bisa membantunya dengan harta dengan niat karena Allah atau km juga bisa melindungi dengan mengawininya atas persetujuan kedua belah pihak.
    – Km juga bisa menyelamatkan PSK yang terlanjur ke lembah hitam, dengan memberikan pemahaman agama yang cukup, bila belum berubah juga, km bisa mengawini dengan niat agar dia bisa kembali ke jalan Allah.

    Semua itu dengan niat karena Allah, dan juga didukung dengan mampu lahir dan bathin, serta persetujuan kedua belah pihak, yaitu istri yang sah.

  • abu hafshoh 7 April 2015

    copas dr sebelah…

  • Rachmat Ilham 7 April 2015

    Poligami memang hal yang pelik, bagi kaum hawa, butuh ke IKHLAS-an tingkat tinggi untuk membahasnya, jangan hanya sebatas pada lisan yang berdasarkan akal pikiran yang… maaf… dangkal. IKHLAS…. bukan RELA ataupun PASRAH…, apalagi menyerah.
    Bukankah jalan tercepat menuju Syurga bagi seorang istri adalah meng IKHLAS kan suaminya untuk berpoligami…???

  • bachtiar 8 April 2015

    Bagi yg ingin poligami silakan, bagi yg tidak ingin berpoligami ya silakan, tidak ada paksaan …begitu saja kok repot…

  • bund 8 April 2015

    Itu hadis dari mana? Kayanya ciptaan sendiri setau aku bunyinya bukan istri tapi anak. Sebaik-baiknya umat ini adalah yang paling banyak anak nya.

  • Piet.Fitnarko 9 April 2015

    Kalau kebahagiaan dan ketenangan yg kita harapkan dari keluarga sudah lengkap ( materi,anak2,Istri Shalehah), ya ga perlu lah Poligami. tapi kalo dengan berkeluarga apa yg diharapkan tidak didapatkan ya kembalikan aja kembali ke pasangan masing2. Selama Poligami bukan karena menuruti Hawa Nafsu belaka dengan dalih Disyariatkan dalam Islam saya sih oke oke aja.walaupun saya bukan termasuk orang yg senang berpoligami.repot kasih makannya kalo istri banyak, minta mobil semua,rumah semua,belum lagi anak anaknya hehehehe

  • dnew_1 9 April 2015

    Jika sy tdk salah tafsir,,,,Rasulullah SAW berpoligami adl untuk mengangkat derajat wanita yg dinikahinya dan membantunya untuk mensyiarkan agama islam,,,kl djaman skrg apakah tujuan kalian wahai pr suami berpoligami????

    • rahmad 27 April 2015

      to dnew-1 , cari yg halal sah ….. ngak mau yg esek esek

  • raka prabu 10 April 2015

    Saya mengagumi rosulullah s.a.w dgn sepenuh hati saya..
    Tp buat apa klo kita mengikuti sunnah rodul cuma dari sisi polygami saja. padahal kita blom bener2 mampu untuk berpolygami, masih banyak sunnah rosul yg ringan dan tidak akan membuat kita menjadi pitnah. Hanya saja seorang muslim kadang belum begitu bisa mema, nai apa yg dinamakan sunnah…yg menurut dia enak pasti diambil dan yg memberatkan pasti dilewati..

  • raka prabu 10 April 2015

    Saya mengagumi rosulullah s.a.w dgn sepenuh hati saya..
    Tp buat apa klo kita mengikuti sunnah rosul cuma dari sisi polygami saja. padahal kita blom bener2 mampu untuk berpolygami, masih banyak sunnah rosul yg ringan dan tidak akan membuat kita menjadi pitnah. Hanya saja seorang muslim kadang belum begitu bisa mema, nai apa yg dinamakan sunnah…yg menurut dia enak pasti diambil dan yg memberatkan pasti dilewati..

    • rahmad 27 April 2015

      raka prabu# emang buat yg mampu bro

  • Abu Farhan 10 April 2015

    Memang benar penghuni neraka sebagian besar wanita karena mereka sering menentang syariat dan durhaka ke suami

  • abu fatih 11 April 2015

    jk yg coment wanita nya gk setuju itu biasa.. tapi klo setuju itu #luar biasa.

    beristri lbih dari satu mmg ada tuntunanya dn sunnah pula.. tapi ingat yg laki laki ni ya.. jgn cm mmburu enaknya ja. main kawinin 2 wnita atau lbih.. tp perhtikan dulu tuh istri pertamanya.

    lihat dulu kmmpuan diri… jika mmng sanggup lhir batin ya silahkan.. tp klo cm berdasar syahwat, ya siap2 sengsara bhkan bisa2 sebb msuk neraka…

    buat yg comennya nglantur ngawur… buat non islam alias kafirin.. #urus j agama ente yg gk jelas tuh. sok sokan ngurusin agama lain..

  • Moch Syahril Zaelani 13 April 2015

    Masih Meributkan 1 (satu) SUNNAH ?
    masih banyak koq hal WAJIB yang harus d lakukan 🙂 😀

    @NurLaila_ Tempat ini untuk kaum MUSLIM & MUSLIMAT, bukan untuk yang MURTAD !!! Namamu Ganti Aja Deh.. sangat tidak pantas!!!

  • --- 13 April 2015

    semoga Allah merahmati kita semua…. 🙂

  • nukman 14 April 2015

    Mengapa kita selalu memperdebatkan persoalan agama dgn mengedepankan ego logika kita masing2? Bukankah Allah telah mengingatkan kita? Jika ada perselisihan diantara kita maka kembalilah, kepada Al-Qur’an dan hadist… Dan jika kita belum memiliki ilmu dalam menafsirkan Ayat-ayatNya beserta Hadist, maka merujuklah kepada yg mengertg tentangnya yaitu para Ulama agar kita tidak tercerai berai…

  • aan 14 April 2015

    Setahu ku dari bpk ibu guru. Boleh poligami asal adil. Kalo tak bisa adil mending satu untuk seumur hidup. Toh itu sunah. Alhamdullilah dilaksanakan jika adil. Klo g dilaksanakan juga gpp. G dosa.
    Assalamualaikum wr wb.
    ^_^

  • Lisa 16 April 2015

    Hanya hati yg bersih yg bisa memahami..

  • Achmad Wildan 19 April 2015

    Al Quran dan Al Hadits pasti mengandung kebenaran yang hakiki..perintah dan larangan Allah pasti menuju ke arah kebaikan, jika blm bisa memahami jgn menghujat, tp cari tahulah maknanya…istighfar bagi kita semua. Jgn salahkan Islam apalagi bangga bisa murtad…krn bnyak manusia di alam kubur yg ingin kembali hdp di dunia dan berlindung dibawah agama Allah.

  • mashen 26 April 2015

    Sudahlah jgn berdebat dlm sosmed banyak mudaratnya. Lebih baik kita tanya diri kita. Apakah sudah sanggup kita spt yg dilakukan nabi besar kita Muhammad saw. Terutama dlm mslh yg diperdebatkan diatas. Bila sudah mampu ya silakan n bagi yg blm lebih baik diam. Gak usah comment macam2.

  • hadi civil 26 April 2015

    Yang gak suka dengan agama islam silahkan tidak ada paksaan dan yang belum menerima ajaran Rasulullah jangan menghujat poligami inilah yang lebih selamat by pin bb 5463169D

  • Ocnatias Eka Saputri 27 April 2015

    Itu hanya sunnah, nggak dilakukan tak dosa, melakukan mendapat pahala bagi keduanya. Jgn dipermasalahkan. Yang tak sanggp jgn coba-coba. Berdoalah Allah melindungi kita dari syahwat. Beruntunglah wanita yang ridho hatinya krn Allah, mengizinkan suaminya menikah. Maka surga baginya. Beruntunglah suami yang dizinkan istrinya menikah lagi. Maka Istri pertamamu benar benar perhiasan dunia, bidadari surga cemburu padanya. Dan beruntunglah mereka yang memiliki keturunan banyak…, maka mujahid dan mujahidah mereka lah yang menjga Islam. Allahu Akbar, Maha Benar Allah dengan Segala FirmanNya.

  • abah anom 1 Mei 2015

    Syariat poligami ada bukan untuk ditolak, mengimani wajib melaksanakan kembali kpd masing², luar biasa seorg istri yg mau berbagi rizki suami.

  • aban 2 Mei 2015

    WALAU RASULULLAH BERPOLIGAMI TAPI TATKALA SAYIDINA ALI MAU BERPOLIGAMI MAKA RASULULLAH TIDAK RELA,….ARTINYA BOLEH POLIGAMI KL TINGKAT KEILMUANNYA DALAM ISLAM SUDAH SETARA RASULULLAH,..

    • Abu Ayyub 18 September 2015

      Hahahaha…..

  • aban 2 Mei 2015

    ANE MENCONTOHKAN DIDAERAH KAMI YG ZAHIR BATINNYA SPT RASULULLAH ADALAH ALM.GURU KAMI SEMUA YAITU KH.ZAINI GANI(GURU BESAR UMAT ISLAM KALSEL/TENG/TIM)..MAKA BELIAU BOLEH PERPOLIGAMI…

  • aban 2 Mei 2015

    Kl ane pribadi jangankan ngurus istri dua atau tiga.ane ngurus diri sendiri aja ane ga becus.maka ane ga boleh berpoligami,…

  • Dedi 22 Mei 2015

    Semoga Masih banyak Istri” yang RIDHO jika di Poligami
    Masih Banyak Suami – Suami yang mampu berbuat ADIL jika berpoligami

  • eko hardiono aji 8 November 2015

    mbak… sudah pernah dronsen kh kepalanya?.

  • eko hardiono aji 8 November 2015

    mbak. sdh pernah d ronsen kpalanya kah

  • sindy te 8 November 2015

    Rasanya seseorang yg mencintai nabi Muhammad tidak akan mampu menggunakan kata2 yg menghina dan merendahkan nabi dan isterinya meskipun tujuannya adl untuk menyadarkan org lain. Kenapa tidak menggunakan al quran dan hadits saja. Muhammad adalah nabi yg sangat terjaga sikap dan perkataannya dan penulis bahkan tidak mampu meniru hal mendasar spt itu. Yg ia ikuti hanya bagian berpoligaminya saja. Kita tidak tahu kehidupan org ini spt apa dan misi apa yg dia bawa. Jangan tertipu penampilan.

  • John el. 8 November 2015

    Hanya wanita derajat pelacur yg nggak laku yg menghujat poligami…

  • hendri 9 November 2015

    Mohon maaf, yg ingin memperdalam ilmunya tentang hal ini silahkan download kajaian ust firanda dg judul “mukjizad polygami” atau replay coment k ana bagi yg mau rekamanya,hanya sedikit shering ya akhi & ukhti, shukron

  • Al-Faqir 9 November 2015

    lebih baik masing2 berkaca.
    sehingga ketika berkata seakan2 berkata pd diri sendiri.
    jangan terpancing hawa nafsu karena perkataan yg lain.
    karena diri kalian masing2 belom tentu lebih baik dr diri orang lainnya.

    Muhasabah..

  • afnan 9 November 2015

    dan wanita mana yg akan rela manakala suaminya jajan dgn wil, indahnya poligami adalah menutup kemungkaran selingkuh yg kian marak,…

    nah loh…

  • Mbak dewi cepu 9 November 2015

    Subhanalloh,Alloh ciptakan wanita sebagai perhiasan dunia bagi kaum adam

  • Muhammad 9 November 2015

    Ketika seseorang menjalankan sunah tapi mereka tidak dapat memberi contoh yg baik terhadap sunah yg mereka lakukan maka jangan salahkan sunahx tapi salahkan orang yg menjalankan sunah tersebut sebab mereka menjalankanx setengah-setengah.

  • bai qoni 9 November 2015

    Benarkah poligami adalah terhukum sunnah ?
    bila betul tolong tunjukan dasar hukumnya .

  • WIL 10 November 2015

    Rasulullah SAW berpoligami bukan karena atas nama NAFSU, jd kalo mau poligami silahkan saja tapi harus syar’i…. buat yg laki2 beragama islam niiiih yaaa,,,, sebelum berpoligami perdalam ilmu agama, bacaan dan hafalan Al-Qur’an di perbaiki dulu laaaah,,, kan cakep tuuuh istri ada 2, 3, 4 bisa di ajarin di bimbing dalam agama, bukan cuma bisanya di bimbing ke t4 tidur doang,,,,,

  • kunang-kunang 10 November 2015

    betul.betul

  • Ade 11 November 2015

    Semua dikembalikan pada niatnya masing2 saja. Jangan ber-polygami kalau hanya mau mengumbar syahwat dengan berkedok menjalankan sunnah. Coba dikaji ulang…istri2 yang dinikahi oleh Rasul kita, Muhammad SAW, bukan janda2 yg cantik,muda atau bahenol. Beda dengan keinginan atau selera laki2 jaman sekarang.

  • Abdillah 15 November 2015

    Perbedaannya Muslimin, Muslimah dan Mukminin , Mukminat. Jelas jauh yah..??

    Kalau orang mukmin jika berbicara sangt hati2, beda dengn orang yang ngaku Muslim.

  • Ahmad 16 November 2015

    Wahai para wanita, andai sudah terjadi banyaknya wanita 10:1 pria, dan setiap lelaki hanya boleh punya satu isteri,….apakah anda ingin menjadi di antara yang sembilan?

  • anonim 14 Februari 2016

    Menikah itu ibadah, menikahlah lbh dr 1 klau kamu bs berbuat adil, manusia skrang sulit berbuat adil, wanita yg dunukahi adalah wanita lbh tua dr istri 1 dan memiliki anak yatim….itulah ibadah menikah yg indah……menyantuni janda dan anak yatim…..bkn menikah krn nafsu saudaraku semua,…..peganglah Al Quran dan Al Hadist……janganlah salah menafsirkan…..

  • ataeh.blogspot.com 12 Maret 2018

    buset…. yang bilang sedungu-dungunya wanita itu….
    parah dia……

Comments are closed.