Bolehkah Baca Surat Yusuf di Malam Jumat Agar Lawan Jenis Terpikat?

Benarkah membaca Surat Yusuf di malam Jumat bisa membuat lawan jenis terpikat? Dan apakah itu boleh? Seorang gadis pernah menanyakannya kepada Buya Yahya.

“Saya seorang gadis yang sedang jatuh cinta. Tetapi saya merahasiakan cinta saya. Saya dapat info jika membaca Surat Yusuf tiga kali di malam Jumat bisa membuat orang yang kita cintai jatuh cinta kepada kita. Benarkah hal itu dan bolehkah dalam pandangan syariat?”

Jawaban Buya Yahya

Buya Yahya lantas menjelaskan bahwa rasa cinta adalah karunia dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. “Jika ada orang yang tidak punya rasa cinta, cacat mentalnya. Apakah cinta kepada ibunda dan ayahanda, termasuk cinta kepada lawan jenis. Itu normal. Bukan aib, bukan cela.”

Lebih lanjut Buya Yahya menjelaskan, jika ada seorang laki-laki jatuh cinta kepada wanita dan wanita jatuh cinta kepada laki-laki itu normal. Justru menunjukkan ‘kesempurnaannya’ sebagai manusia. yang tidak boleh adalah syahwatnya dengan cara yang haram.

“Karenanya kalau ada wanita cinta kepada laki-laki, ia merahasiakannya, ia tidak cerita kepada siapa-siapa. Ia hanya mengungkapkan kepada Allah. ‘Ya Allah, aku mencintai dia’ sampai mati, ia mati syahid. Mengapa? Karena dengan cintanya ia tidak melakukan hal yang haram. Karena matinya dalam kondisi memerangi hawa nafsu.”

Umumnya, orang gandrung dengan lawan jenis, bisa melanggar larangan Allah. Mulai dari telpon-telponan sampai dengan zina.

Jika cinta, jangan perturutkan hawa nafsu bermaksiat. Termasuk dalam kesendirian mengkhayalkan kemaksiatan sambil memegang foto atau membayangkan wajahnya.

Kedua, renungkan mengapa jatuh cinta kepadanya. Layak atau tidak. Jangan sampai cinta buta. Hanya karena tampan, padahal tidak beriman atau suka bermaksiat.

Ketiga, jika dia layak dicintai, tata hati untuk mengabadikan cinta. Bukan dengan membaca Surat Yusuf. Karena kalau saling cinta tapi tidak ada pernikahan, apa yang terjadi? Malah bahaya, bisa terjerumus zina.

Baca juga: Surat Yusuf Ayat 4

Karenanya jika saling cinta, abadikan dengan menikah. Bangun cinta di atas pernikahan. Jadi setelah menikah, baru saling merayu, membangun kemesraan, dan seterusnya.

Bagaimana jika wanita atau gadis mau mengabadikan cinta? Boleh ‘melamar’ duluan. Tentu bukan dengan pesan WA atau menembak untuk pacaran. Namun, bisa meminta wali atau ustadz untuk menanyakan atau ‘melamar.’ Sebagaimana dulu Bunda Khadijah mengutus utusan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam atau Umar bin Khattab yang ‘menawarkan’ putrinya kepada Abu Bakar dan Utsman.

Baca juga: Khutbah Nikah Singkat

Kesimpulan

Jadi, jika engkau jatuh cinta kepada laki-laki yang shalih, boleh membaca Surat Yusuf di malam Jumat untuk mendapatkan pahala bukan agar ia mencintaimu. Lalu lakukan ikhtiar-ikhtiar di atas dan perbanyak doa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. [KeluargaCinta]

Terbaru

- Advertisment -