Pernikahan

Istri-lah yang Sebabkan Suami Umbar Pandangannya!

Kepada sahabat curhatnya, seorang istri mengeluhkan permasalahan rumah tangganya. Laki-laki yang sudah lama menjadi imamnya, tutur sang istri, semakin menjadi-jadi. Tak bisa menjaga diri. Ganjen. Bahkan sering dijumpai sibuk menikmati pemandangan yang tak seharusnya dia lihat.

“Saya bingung,” aku si wanita dengan nada lirih, “suamiku berubah. Matanya jelalatan. Hampir setiap ada yang terbuka, apa saja, matanya selalu melotot.”

Pinta si wanita meminta saran, “Apa yang seharusnya saya lakukan agar suami bisa menjaga pandangannya?”

Kepada para wanita, hendaknya Anda melakukan introspeksi diri. Terkait pandangan, sejatinya semua wanita mengalami masalah serupa. Sebab, di antara fitrah laki-laki, ia mudah sekali tertarik dengan yang bening, kinclong, dan putih. Normal. Tapi, menjadi masalah jika para suami itu tak mampu menjaga pandangan yang bisa menyebabkan dirinya terjerumus dalam zina yang lebih besar.

Mula-mula, cobalah membuat daftar tentang pakaian yang Anda kenakan saat di hadapan suami. Bagi pengantin baru, hal ini tidak terlalu bermasalah. Cinta masih bermekaran, bahkan bau iler saja masih terasa wangi.

Akan menjadi lain bagi pasangan yang berbilang tahun. Maka, coba lakukan perubahan. Jika memang sudah memiliki anak hingga berdalih repot, sempatkan dandan sepenuh jiwa saat berdua saja dengan suami. Di kamar, misalnya. Sempatkan mengenakan pakaian terbuka yang menggoda dengan beberapa sentuhan kosmetik yang membuat naluri kelelakiannya bangkit.

Tidak usah malu, apalagi risih. Intinya ada pada niat. Selanjutnya, Allah Ta’ala akan memudahkan ikhtiar Anda. Ingat baik-baik, ada pahala agung yang disediakan bagi istri yang pandai membangkitkan hasrat ‘ranjang’ suaminya.

Jika ternyata tampilan alami Anda pas-pasan, jangan ragu. Sebab cinta tak mengenal rupa. Jika memang terbatas dalam hal wajah dan lekuk tubuh, buatlah pesona lain yang lebih ampuh untuk menundukkan pasangan Anda.

Ialah akhlak. Perangai yang penuh pesona. Niatkan jadi ‘budak’ bagi suami, dalam semua amalan kebaikan. Jangan katakan ‘tidak’ atas semua ajakannya, jangan bosan untuk menawarkan kebaikan, dan sediakanlah apa yang menjadi kegemarannya.

Yakinlah, jika Anda taat tanpa tapi, suami yang baik akan berpikir beribu kali saat hendak melirik wanita lain di luar sana. Naluri kejiwaannya akan senantiasa berkata, “Ah, yang di jalan mah belum tentu taat. Yang di rumah sudah terbukti, tersedia pahala, nikmat, dan berkah pula.”

Bersambung ke Istri-lah yang Sebabkan Suami Umbar Pandangannya! (2)

1 Comment

  • Jit 14 Februari 2016

    Ah boleh juga,,mana rmh yg lain. . .trimakasih sy jdi ikut smngt. . .rumah yang lain ada di postingan panilg bawah.. atau bisa juga di sidebar panilg atas judul JANGAN LUPA

Comments are closed.